IHSG Sesi I Menguat 0,21% ke 8.405, Terdorong Laju Saham SRAJ, DSSA hingga BRPT
IHSG sesi I naik 0,21% ke 8.405, didorong saham SRAJ, DSSA, BRPT. Saham perbankan lesu, sementara saham konglomerat dan Hary Tanoe menguat.
IHSG sesi I naik 0,21% ke 8.405, didorong saham SRAJ, DSSA, BRPT. Saham perbankan lesu, sementara saham konglomerat dan Hary Tanoe menguat.
Saham konglomerat seperti DSSA dan DCII mencatat lonjakan multibagger tahun ini yang didukung transformasi bisnis dan tren global.
Saham MLPT naik 442% dalam 2 bulan, mencapai Rp215.000. Broker utama: Ciptadana dan Stockbit. Kenaikan dipicu mekanisme pasar, Muamalat.co.id material baru.
IHSG menembus 8.000, namun penguatan ini belum mencerminkan perbaikan fundamental, didorong saham konglomerasi. Mirae Asset targetkan IHSG di 6.900 akhir 2025.
BEI buka suspensi saham MLPT, HOPE, KONI mulai 2/9/2025 setelah peningkatan harga signifikan. Saham MLPT dan HOPE masuk pemantauan khusus.
BEI menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Multipolar Technology Tbk. (MLPT) pada 14 Agustus 2025 karena kenaikan harga yang signifikan.
Saham PT Multipolar Technology Tbk. (MLPT) terbang 19,19% usai BEI memasukkan emiten Grup Lippo tersebut dalam daftar saham Unusual Market Activity (UMA).
10 saham big caps seperti BREN, DSSA hingga PANI terpantau memuncaki top leaders yang menopang gerak IHSG pada perdagangan hari ini, Senin (11/8/2025).