Investor pasar modal tembus 21 juta per akhir Januari 2026

Muamalat.co.id JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah investor pasar modal di Indonesia per akhir Januari 2026 telah mencapai 21.037.426 single investor identification (SID). Jumlah tersebut bertambah 673.218 SID dibandingkan posisi akhir 2025 yang tercatat sebanyak 20.364.208 SID, setelah sepanjang 2025 mencatatkan pertumbuhan sebesar 5.492.569 SID. Adapun jumlah investor saham saat ini hampir menembus 9 juta SID, yakni 8.980.318…

10 top losers sepekan mengekor IHSG ambrol, ada saham AIMS, ESTA, hingga RMKE

IHSG turun 6,94% sepekan, saham AIMS, ESTA, dan RMKE jadi top losers dengan penurunan terbesar. Kapitalisasi pasar turun 7,37% jadi Rp15.046 triliun.

OJK catat 72% pedagang aset keuangan digital masih rugi, kebijakan kripto jadi pemicu

Muamalat.co.id JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat sekitar 72% Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) di Indonesia masih mengalami kerugian hingga akhir 2025. Kondisi ini terjadi di tengah meningkatnya jumlah pengguna aset kripto, namun diiringi penurunan nilai transaksi nasional. Data OJK menunjukkan nilai transaksi aset kripto sepanjang 2025 tercatat sebesar Rp 482,23 triliun, turun dari Rp 650 triliun pada 2024. Sementara itu,…

Ekonom sebut pengunduran diri pejabat OJK-BEI cerminkan masalah struktural

Muamalat.co.id JAKARTA. Lima pejabat mengundurkan diri imbas dari anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Rabu dan Kamis pekan ini. Hal ini menandai momentum krusial bagi pasar modal nasional. Pertama, Iman Rachman menyatakan turun dari jabatan direktur utama PT Bursa Efek Indonesia Tbk pada Jumat (30/1/2026). Setelah itu, empat pejabat OJK turut mengundurkan diri. Pertama, ada nama Mahendra Siregar dari jabatan Ketua Dewan Komisioner…

Siap tambah porsi saham, BPJS Ketenagakerjaan prioritaskan sektor saham ini

Muamalat.co.id JAKARTA. BPJS Ketenagakerjaan menyatakan kesiapannya menambah alokasi investasi saham secara bertahap hingga 20%-25% dari total dana kelolaan dalam tiga tahun ke depan. Saat ini, alokasi saham BPJS Ketenagakerjaan berada di kisaran 12%-13% dari total dana kelolaan Rp 900 triliun. Ini artinya porsi saham BPJSTK saat ini mencapai Rp 108 triliun hingga Rp 117 triliun. Dengan pertumbuhan dana kelolaan sekitar 11%-12% per tahun, ruang…

Ini langkah yang harus ditempuh usai drama MSCI hingga pejabat pasar modal mundur

Muamalat.co.id JAKARTA. Gonjang-ganjing bursa saham dalam sepekan ini dimulai dari kabar Morgan Stanley Capital International (MSCI) merilis evaluasi terhadap saham-saham Indonesia. Pada 27 Januari 2026, MSCI memutuskan membekukan seluruh kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan Number of Shares (NOS), serta tidak mengimplementasikan penambahan saham baru ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI). MSCI juga meniadakan kenaikan segmen…

Haiyanto jual lagi jutaan lembar saham Indal Aluminium (INAI)

Haiyanto menjual 3,02 juta saham INAI, mengurangi kepemilikannya menjadi 8,96%. Sebelumnya, ia menjual 1,92 juta saham pada 26 Januari 2026.

Energi Mega (ENRG) rilis Rp 1,15 triliun, investor bisa raih untung 8,6% per tahun

Muamalat.co.id – JAKARTA. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Energi Mega Persada Tahap II Tahun 2026 dengan total target dana yang dihimpun sebesar Rp 1,15 triliun. Masa penawaran umum obligasi ini berlangsung pada 9-10 Februari 2026, dengan tanggal penjatahan pada 11 Februari 2026. Berdasarkan prospektus di laman keterbukaan Bursa Efek Indonesia (BEI), obligasi ini ditawarkan dalam dua seri dengan tenor dan…

Tawarkan kupon 5,45% hingga 5,8%, ini investor yang cocok beli ORI029

Muamalat.co.id – JAKARTA. Pemerintah resmi menawarkan Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI029 mulai Senin (26/1/2026) hingga 19 Februari 2026. Dalam penawaran kali ini, pemerintah menetapkan kupon 5,45% untuk tenor tiga tahun (ORI029T3) dan 5,80% untuk tenor enam tahun (ORI029T6). ORI029T3 akan jatuh tempo pada 15 Februari 2029, sedangkan ORI029T6 memiliki jatuh tempo pada 15 Februari 2032. Baca Juga: Harga Emas Antam Sabtu (31/1) Turun Rp 260.000…