Mencari peluang dari saham lapis kedua

Muamalat.co.id JAKARTA. Di tengah kondisi pasar yang dipenuhi risiko kontraksi, kinerja saham-saham lapis kedua (second liner) relatif tahan banting. Saham-saham ini pun tetap bisa menjadi opsi bagi investor asalkan mampu jeli memilihnya. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks kumpulan saham lapis kedua atau IDX Small-Mid Cap (SMC) Composite terkoreksi 6,14% year to date (ytd) ke level 472,417 hingga Senin (13/4/2026). Kinerja IDX SMC…

Negosiasi AS–Iran gagal, rupiah masih dibayangi volatilitas

Muamalat.co.id JAKARTA. Pergerakan rupiah kembali berada dalam tekanan seiring meningkatnya ketidakpastian global setelah negosiasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran gagal mencapai kesepakatan. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup melemah tipis 1 poin ke level Rp 17.105 per dolar AS. Chief Analyst Doo Financial Futures, Lukman Leong menilai sentimen utama yang menekan rupiah berasal dari eskalasi konflik geopolitik di…

Yulie Sekuritas (YULE) bagi dividen tunai Rp 15,87 miliar, cek jadwalnya

Muamalat.co.id JAKARTA. PT Yulie Sekuritas Indonesia Tbk (YULE) akan membagikan dividen tunai kepada para pemegang sahamnya sebesar Rp 15.872.868.000 atau Rp 15,8 miliar untuk periode tahun buku 2025. Corporate Secretary YULE, Agustinus Sumandar mengatakan perusahaan berencana membagikan dividen tunai sesuai dengan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 10 April 2026 lalu. Baca Juga: Musim Dividen 2026 Dinilai Masih…

BI rilis data penjualan eceran tumbuh 4,1% pada Februari 2026

Penjualan eceran Indonesia tumbuh 4,1% pada Februari 2026, didorong oleh permintaan Ramadan. BI memproyeksikan pertumbuhan lebih tinggi pada Maret 2026.

Jadwal pembayaran dividen Arwana Ceramics (ARNA) total Rp330,36 miliar

PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) akan membagikan dividen Rp330,36 miliar pada 28 April 2026, dengan cum dividen pasar reguler pada 16 April 2026.

Harga properti di Balikpapan melandai, BI sebut permintaan masih tertahan

Muamalat.co.id BALIKPAPAN – Harga properti di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, menunjukkan tren penurunan pada akhir tahun 2025. Kondisi ini tercermin dari hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) yang dirilis Bank Indonesia Balikpapan. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Robi Ariadi mengatakan, pertumbuhan harga rumah baru secara tahunan mengalami perlambatan. Hal tersebut terlihat dari Indeks Harga Properti…