JawaPos.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan proyeksi bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tahun 2026 akan menyentuh level 10.000.
Hal itu bisa dicapai salah satunya seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang dipastikan membaik pada tahun kuda api ini.
“Tahun ini Rp10.000 itu bukan angka yang musahil dicapai. Dari pertumbuhan ekonomi yang baik, lebih baik daripada tahun lalu,” kata Purbaya saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Jumat (2/1).
Optimisme itu disampaikan lantaran sepanjang tahun 2026 ini dia akan turut mengawal pertumbuhan ekonomi selama satu tahun penuh alias empat kuartal.
IHSG Menguat di Awal 2026, Dibuka di Level 8.678
Sebelumnya, lanjut Purbaya, pada tahun 2025, selama sembilan bulan pertama bukan ia yang memegang kendali. Tetapi, Menteri Keuangan sebelumnya, Sri Mulyani Indrawati.
Karena itu, ia percaya dengan kebijakan yang sinkron antara pemerintah dan Bank Sentral Indonesia, pertumbuhan ekonomi akan menuju ke arah lebih baik.
“Kan sekarang satu tahun penuh ini saya udah pegang ekonominya lah, sama Gubernur BI dan lain-lain. Kalau kemarin kan kita masih separuh-separuh, cuma seperempat malah,” jelas Purbaya.
“Harusnya dengan kebijakan yang lebih sinkron kita dengan Bank Sentral, dengan yang lain-lain, ekonomi kita bisa tumbuh lebih cepat,” tambahnya.
Pertumbuhan ekonomi negara yang baik, tambah Purbaya, akan menjadi landasan bagi sebuah perusahaan untuk bisa mencapai keuntungan.
Saham Kembali Diperdagangkan, IHSG Menguat Seiring Optimisme Tahun Baru 2026
“Itu akan melandasi pertumbuhan keuntungan perusahaan juga. Jadi kalau investor-investor yang jeli, jangan sampai ketinggalan,” tukasnya.