Muamalat.co.id JAKARTA. Maybank Sekuritas Indonesia kembali memberi rekomendasi buy saham PT Astra Otoparts Tbk (AUTO). Maybank Sekuritas dalam riset 30 Desember 2025 memasang target harga saham AUTO di harga Rp 3.200 per saham.
Hingga Kamis (8/1/2026) pukul 12.00 WIB harga saham AUTO berada di Rp 2.750 per saham, turun 0,72 dari hari sebelumnya.
Penilaian tersebut didasarkan pada valuasi price earning ratio (PER) di 6,7 kali untuk tahun 2026. Proyeksi tersebut seiring dengan kinerja margin yang lebih kuat dari perkiraan, peningkatan kontribusi ekspor dan entitas asosiasi, serta pembaruan valuasi ke tahun fiskal 2026.
Cek Rekomendasi Saham ASII, DRMA, AUTO, BOLT untuk Perdagangan Senin (5/1/2026)
Analis Maybank Sekuritas Indonesia Paulina Margareta menilai AUTO menawarkan kombinasi yang relatif jarang ditemukan di sektor manufaktur, yakni pertumbuhan yang stabil, arus kas yang kuat, serta potensi imbal hasil saham yang menarik. “AUTO diperdagangkan pada PER sekitar 5,6x FY26E P/E, lebih rendah sekitar 0,6 standar deviasi dibandingkan rata-rata lima tahunnya, sekaligus menawarkan yield sekitar 8% dengan potensi peningkatan seiring fokus Grup Astra terhadap total shareholder returns,” ujarnya.
Menurut Paulina, prospek positif AUTO juga diperkuat oleh komitmen keberlanjutan jangka panjang yang tertuang dalam AUTO 2030 Sustainability Aspirations. Target tersebut mencakup penurunan emisi Scope 1–2 sebesar 30% dibandingkan baseline 2019, peningkatan bauran energi terbarukan hingga 50%, pengurangan intensitas penggunaan air sebesar 15%, serta daur ulang dan pemulihan limbah padat hingga 99%. Langkah ini selaras dengan target Net Zero Scope 1–2 Grup Astra pada 2050.
Dari sisi kinerja lingkungan, AUTO mencatat perbaikan signifikan sepanjang 2024. Total konsumsi energi turun menjadi 1.538.839 GJ dengan intensitas energi 0,0087935 GJ per produk.
Porsi energi terbarukan meningkat menjadi 17,58% yang didukung pemanfaatan panel surya dan Renewable Energy Certificate (REC). Emisi Scope 1–2 juga menurun menjadi 137.264 tCO2e, dengan intensitas emisi membaik menjadi 0,0007844 tCO2e per produk.
“Upaya dekarbonisasi dan efisiensi ini bersifat struktural dan berpotensi menopang margin dalam jangka panjang melalui penurunan intensitas energi serta eksposur karbon,” tambah Paulina.
Dari aspek operasional dan sosial, AUTO juga menunjukkan peningkatan profil risiko. Penggunaan air tercatat 858.901 meter kubik dengan intensitas 0,0049 meter kubik per produksi.
Total limbah padat menurun menjadi 23,99 juta kg, dengan 93,99% berhasil dialihkan dari pembuangan akhir. Sementara itu, jumlah kecelakaan kerja turun 43% menjadi 22 kasus, dengan tingkat frekuensi dan keparahan masing-masing 0,06 dan 0,12.
Maybank Sekuritas Kerek Target Kinerja dan Target Saham Astra Otoparts (AUTO)
AUTO juga terus berinvestasi pada pengembangan sumber daya manusia, dengan pelatihan yang menjangkau 27.370 karyawan dan rata-rata 7,26 jam pelatihan per karyawan. Tingkat turnover tetap rendah di level 2,04% dari total 30.517 karyawan dengan jumlah karyawan wanita sebanyak 3.433.
Dengan fundamental yang solid, komitmen ESG yang kuat, serta valuasi yang masih atraktif, Maybank Sekuritas menilai saham AUTO tetap menarik untuk dikoleksi dalam jangka menengah hingga panjang.
Hingga akhir tahun 2026, Maybank Sekuritas memperkirakan pendapatan AUTO akan mencapai Rp 21,21 triliun dengan laba bersih Rp 2,29 triliun. Sementara pada tahun 2025 pendapatan dan laba bersih AUTO masing-masing akan mencapai Rp 20,2 triliun dan Rp 2,14 triliun.