Saratoga Investama (SRTG) lego 750.000 saham Nusa Raya Cipta (NRCA)

Muamalat.co.id JAKARTA. PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) menjual 750.000 saham PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA).

Dalam keterbukaan informasi tanggal 19 Januari 2026, Saratoga melepas kepemilikannya di NRCA pada harga Rp 1.218 per saham.   Artinya, emiten investasi itu mengantongi dana sekitar Rp 913,5 juta dari transaksi tersebut.

Melansir RTI, ada tanggal 19 Januari 2026, saham emiten konstruksi anak usaha PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) itu ditutup di level Rp 1.345 per saham. Hari ini (20/1), NRCA ada di level Rp 1.275 per saham. 

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Kontrak Baru Rp 1,42 Triliun pada Semester I 2025

Sebelum transaksi, SRTG menggenggam 150,16 juta saham NRCA yang setara dengan 6,01%. 

Setelah transaksi, kepemilikan Saratoga menjadi 149,41 juta saham NRCA yang setara dengan 5,98%.

Per 30 September 2025, SRTG punya jumlah aset Rp 52,84 triliun. Ini turun dari Rp 57,84 triliun per 31 Desember 2024. 

Investasi pada saham SRTG sebesar Rp 48,21 triliun, turun dari Rp 51,91 triliun per kuartal III 2024. Investasi pada efek lainnya juga turun dari Rp 3,63 triliun menjadi Rp 3,57 triliun per kuartal III 2025. 

  SRTG Chart by TradingView  

Jumlah nilai wajar investasi di saham blue chip sebesar Rp 41,48 triliun, termasuk Rp 15 triliun di PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) dan Rp 10,05 triliun di saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA). 

Naik 28%, Nusa Raya Cipta (NRCA) Catat Laba Bersih Rp 76,5 Miliar di Semester I-2025

Sementara, jumlah nilai wajar investasi di perusahaan berkembang Rp 6,67 triliun.

SRTG juga mencatatkan kerugian neto atas investasi pada saham dan efek lainnya sebesar Rp 4,3 triliun per September 2025. Ini berbanding terbalik dari keuntungan neto atas investasi pada saham dan efek lainnya Rp 5,02 triliun per September 2024.

Pos penghasilan dividen dan bunga sebesar Rp 1,40 triliun di periode ini, turun 15,33% secara tahunan alias year on year (YoY) dari Rp 1,66 triliun.

Penghasilan lainnya tercatat Rp 10,13 miliar per September 2025, turun dari Rp 13,45 miliar per periode sama tahun lalu. 

Kerugian neto atas instrumen keuangan derivatif lainnya sebesar Rp 236 juta per kuartal III 2025. Pada periode sama tahun lalu, pos ini kosong. 

Nusa Raya Cipta (NRCA) Kantongi Kontrak Baru Rp 2,57 Triliun per September 2025

Alhasil, rugi periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik perusahaan alias rugi bersih sebesar Rp 2,43 triliun sepanjang Januari-September 2025. Ini berbanding terbalik dari laba bersih Rp 5,21 triliun per September 2024. 

Per 30 September 2025, SRTG punya jumlah aset Rp 52,84 triliun. Ini turun dari Rp 57,84 triliun per 31 Desember 2024.

Leave a Comment