Muamalat.co.id – JAKARTA. Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mengutip Bloomberg, Senin (26/1) pukul 12.05 WIB, rupiah di pasar spot menguat 0,29% ke Rp 16.771 per dolar AS.
Sebelumnya pada Jumat (23/1/2026), rupiah di pasar spot menguat 0,45% secara harian ke Rp 16.820 per dolar AS.
Pengamat mata uang, Ibrahim Assuaibi melihat bahwa Bank Indonesia (BI) menerapkan intervensi valuta asing (foreign exchange intervention/FXI) untuk mengelola volatilitas nilai tukar.
IMF mencatat intervensi dilakukan melalui berbagai instrumen, mulai dari pasar spot valuta asing, domestic non-deliverable forward (DNDF), hingga intervensi non-deliverable forward (NDF) di luar negeri.
PGEO Jadi Pelaksana Penugasan Survei Wilayah Panas Bumi Cubadak Panti
“Untuk perdagangan Senin, mata uang rupiah diproyeksi bergerak fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 16.820 – Rp 16.850 per dolar AS,” ujar Ibrahim saat dikonfirmasi, Senin (26/1/2026).