Muamalat.co.id JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak mampu mempertahankan kenaikan dan parkir di zona merah pada perdagangan sesi pertama hari ini.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG terpangkas 21,41 poin atau 0,26% ke level 8.374,66 pada perdagangan sesi I, Selasa (24/2/2026).
IHSG tertekan pelemahan tujuh indeks sektoral dari 11 sektor di BEI.
IHSG Naik 1,36% ke 8.384 Sesi I, Top Gainers LQ45: EXCL, INKP & UNVR, Senin (23/2)
Sektor yang turun paling dalam antara lain barang konsumen non primer 1,51%, disusul sektor energi 1,23%, teknologi 1,01%, kesehatan 0,74%, barang konsumen primer 0,50%, properti dan real estate 0,45% serta infrastruktur 0,43%.
Sementara empat sektor lainnya yang menguat adalah keuangan 1,07%, disusul sektor transportasi 0,56%, barang baku 0,29% dan perindustrian 0,22%.
Total volume perdagangan saham di BEI siang ini mencapai 28,83 miliar dengan nilai transaksi Rp 12,70 triliun.
Sebanyak 417 turun jadi pemberat IHSG, 237 saham lainnya menguat dan 162 saham stagnan.
IHSG Naik 0,89% ke 8.285 di Sesi I Rabu (18/2), Saham MBMA, EMTK, SCMA Top Gainers
Top losers di LQ45 adalah:
1. PT Bumi Resourcews Tbk (BUMI) 3,38% ke Rp 286 per saham
2. PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) 3,25% ke Rp 298 per saham
3. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) 3,03% ke Rp 960 per saham
Top gainers di LQ45 adalah:
1. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) 2,67% ke Rp 3.840 per saham
2. PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) 2,59% ke Rp 1.585 per saham
3. PT Indosat Tbk (ISAT) 1,72% ke Rp 2.370 per saham
BUMI Chart by TradingView