IHSG diproyeksi masih tertekan, cermati saham BKSL hingga ITMG

Muamalat.co.id – , JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih berada dalam tekanan pada perdagangan hari ini, Selasa (7/4/2026).

Pada perdagangan sebelumnya, Senin (6/4/2026), IHSG ditutup melemah 0,53% atau 37,35 poin ke 6.989,43. Sebanyak 437 saham ditutup melemah, 264 saham ditutup menguat, dan 257 saham stagnan.

Sepanjang hari, IHSG bergerak di rentang 6.943 hingga 7.009. Pasar mencatat transaksi 27,77 miliar saham dengan nilai Rp15,21 triliun. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp12.184 triliun.

: IHSG Rawan Tekanan Jual Asing, Pelaku Pasar Minta BEI Implementasi Aturan Bertahap

Untuk perdagangan hari ini, tim analis MNC Sekuritas menilai tekanan jual yang kian dominan mencerminkan bahwa secara teknikal IHSG masih berada dalam fase wave (v) dari wave [c] dari wave A, yang membuka ruang koreksi lanjutan menuju area 6.745–6.849.

Meski demikian, terdapat peluang skenario alternatif di mana IHSG telah menuntaskan wave A (label biru) dan berpotensi memasuki fase penguatan menuju kisaran 7.323–7.450.

: : Agenda Reformasi Pasar Modal bawa IHSG Turun untuk Naik Lebih Tinggi

Best case IHSG sudah menyelesaikan wave A pada label biru, sehingga akan melanjutkan penguatan ke 7,323–7,450,” tulis MNC Sekuritas dalam risetnya, Selasa (7/4/2026).

Level support terdekat IHSG berada di 6.917 dan 6.846, sedangkan resistance berada di 7.207 dan 7.302.

: : IHSG Anjlok di Bawah 7.000, BEI: Penurunan Jangka Pendek Jadi Peluang

IDX COMPOSITE INDEX – TradingView

Berikut ini sejumlah saham yang dapat dicermati pada perdagangan hari ini menurut MNC Sekuritas:

BKSL – Spec Buy

BKSL bergerak flat ke Rp108 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, namun belum mampu menembus MA20. Posisi BKSL diperkirakan saat ini berada pada bagian dari wave 4 dari wave (C).

Spec Buy: Rp104–Rp107

Target Price: Rp113, Rp119

Stoploss: di bawah Rp103

BRPT – Buy on Weakness

BRPT menguat 5,08% ke Rp1.345 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Posisi BRPT diperkirakan berada di akhir wave 5 dari wave (C) dari wave [B].

Buy on Weakness: Rp1.160–Rp1.255

Target Price: Rp1.610, Rp1.890

Stoploss: di bawah Rp1.080

ITMG – Buy on Weakness

ITMG terkoreksi 2,47% ke Rp26.650 dan masih didominasi tekanan jual, dengan penutupan di bawah MA20. Posisi ITMG diperkirakan berada pada bagian dari wave [c] dari wave 4.

Buy on Weakness: Rp26.250–Rp26.650

Target Price: Rp28.550, Rp29.750

Stoploss: di bawah Rp26.000

TKIM – Buy on Weakness

TKIM menguat 2,38% ke Rp8.600 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Posisi TKIM diperkirakan berada pada bagian dari wave [c] dari wave B.

Buy on Weakness: Rp8.450–Rp8.600

Target Price: Rp9.175, Rp9.800

Stoploss: di bawah Rp8.350

————–

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Leave a Comment