Muamalat.co.id JAKARTA. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mengumumkan bahwa salah satu pemegang saham utamanya, yaitu SCG Chemicals Public Company Limited, baru-baru ini melepas sebagian kepemilikan sahamnya di emiten terafiliasi konglomerat Prajogo Pangestu tersebut.
Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), SCG melakukan transaksi penjualan 1.027.872.700 saham TPIA pada 2 Juni 2026. Transaksi ini dilakukan sebanyak 48 kali transaksi dengan rentang harga mulai dari Rp 1.698 per saham sampai Rp 2.070 per saham. Dengan begitu SCG berpotensi meraup keuntungan sekitar Rp 1,75 triliun sampai Rp 2,13 triliun dari transaksi tersebut.
Melalui transaksi yang berlangsung pada 2 Juni 2026 tadi, jumlah saham TPIA yang dimiliki SCG berkurang dari 26.446.618.924 saham (30,57%) menjadi 25.418.746.224 saham (29,38%).
Investor Wajib Kelola Kualitas Portofolio hingga Manajemen Risiko saat Pasar Tertekan
Setelah itu, aksi jual kembali dilakukan SCG. Dalam keterbukaan informasi yang terpisah, pada 4 Juni 2026 SCG melepas 1.345.080.600 saham TPIA dengan harga transaksi Rp 1.396 per saham. Alhasil, potensi keuntungan yang diperoleh SCG yakni berjumlah Rp 1,88 triliun.
Transaksi penjualan kembali terjadi pada 5 Juni 2026, di mana SCG melepas 9.143.693.062 saham TPIA dengan harga Rp 962 per saham atau sebesar Rp 8,80 triliun. Pada tanggal yang sama, SCG juga menjual 1.340.000.000 saham TPIA dengan harga Rp 1.379 per saham atau sebesar Rp 1,85 triliun. Dengan demikian, total potensi keuntungan SCG dari penjualan saham TPIA pada tanggal tersebut sekitar Rp 16,28 triliun.
Bila dihitung dari transaksi tanggal 2 Juni sampai 5 Juni 2026, SCG telah memperoleh dana sekitar Rp 19,91 triliun hingga Rp 20,29 triliun.
Menilik Kinerja Emiten Investasi di Tengah Lesunya Pasar Saham
“Tujuan transaksi ini untuk divestasi,” ungkap pihak SCG dalam keterbukaan informasi, Jumat (5/6/2026).
Dengan adanya transaksi pada 4—5 Juni 2026, kepemilikan saham SCG di TPIA kembali terkikis dari 25.418.746.224 saham (29,38%) menjadi 13.589.972.562 (15,71%).