Muamalat.co.id JAKARTA. Rencana PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) untuk rights issue alias menerbitkan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) terus berjalan. Emiten berkode saham PACK ini dalam keterbukaan informasi di BEI pada 5 Januari 2026 menjelaskan, pihaknya baru menerima pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 31 Desember 2025.
Adapun jadwal dari rencana penerbitan HMETD sebagai berikut:
- Tanggal efektif 31 Desember 2025
- Tanggal daftar pemegang saham yang berhak atasa HMETD 13 Januari 2026 16:00 WIB
- Tanggal Cum HMETD di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi 09 Januari 2026
- Tanggal Ex HMETD di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi 12 Januari 2026
- Tanggal Cum HMETD di Pasar Tunai 13 Januari 2026
- Tanggal Ex HMETD di Pasar Tunai 14 Januari 2026
- Tanggal Distribusi HMETD 14 Januari 2026
- Tanggal Pencatatan Efek di BEI 15 Januari 2026
- Periode Perdagangan HMETD 15 Januari 2026 s.d 22 Januari 2026
- Periode Pelaksanaan HMETD 22 Januari 2026 s.d 22 Januari 2026
- Periode Penyerahan Efek 26 Januari 2026 s.d 26 Januari 2026
- Tanggal Akhir Pembayaran Pesanan Efek Tambahan 23 Januari 2026
- Periode penyerahan efek 26 Januari 2026
- Tanggal penjatahan 26 Januari 2026
- Tanggal pengembalian kelebihan uang pesanan 28 Januari 2026
Emiten yang bergerak di bidang perdagangan mineral ini akan menawarkan saham baru sebanyak 32.586.939.356 saham. Dengan harga pelaksanaan di Rp 100 per saham. Sehingga nilai rights issue PACK sebesar Rp 3,26 triliun.
Adapun rasio HMETD adalah setiap pemegang lima saham lama yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham pada 13 Januari 2026 berhak memperoleh 102 HMETD dengan harga pelaksanan Rp 100 per saham. Harga saham PACK berada di Rp 2.260 per saham pada 5 Januari 2026 hingga pukul 09.47 WIB. Harga tersebut naik 9,71% dari hari sebelumnya
Di mana 86,93% dana hasil penerbitan akan dialokasikan untuk penyaluran dana melalui penyetoran modal dan pemberian pinjaman kepada entitas anak, yaitu APR dan SCR untuk keperluan pembayaran.