IHSG sempat tembus 9.000-an, Purbaya: Kenaikannya bakal berlanjut

Jakarta, IDN Times – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa optimistis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan terus mengalami kenaikan di tahun ini. Optimisme tersebut didasarkan pada perkembangan IHSG yang sempat menembus level 9.000 pada perdagangan hari ini, Kamis (8/1/2025). Ia menjelaskan laju IHSG pada akhir tahun 2025 tercatat menut…

Rebalancing MSCI Februari 2026, ini saham yang berpotensi masuk

Muamalat.co.id JAKARTA. Morgan Stanley Capital International (MSCI) memutuskan untuk mengubah hitungan free float saham emiten Indonesia agar bisa masuk indeks global, menjadi salah satu sentimen yang dinanti pelaku pasar. Seperti diketahui, pada 27 Oktober 2025, MSCI mengumumkan meminta masukan pelaku pasar terkait penggunaan Monthly Holding Composition Report dari KSEI sebagai tambahan referensi dalam menghitung free float saham. Isu terkait…

Asing net buy Rp 950 miliar, cermati saham yang banyak diborong, Kamis (8/1)

Muamalat.co.id JAKARTA. Reli Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya terhenti setelah indeks ditutup melemah pada perdagangan Kamis (8/1/2025). Tekanan jual membuat IHSG kembali bergerak di zona merah. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup turun 0,22% atau 19,34 poin ke level 8.925,47. Pelemahan IHSG dipicu oleh tekanan di sejumlah sektor. Tercatat enam indeks sektoral mengalami koreksi, dengan sektor barang baku memimpin…

Danantara alihkan saham emiten BUMN ke BP BUMN, simak rekomendasinya

Muamalat.co.id JAKARTA. Kinerja emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diperkirakan bisa mendapat katalis positif dari aksi pengalihan saham dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara ke Badan Pengaturan (BP) BUMN. Kemarin (7/1/2026), Danantara melakukan pengalihan sejumlah saham emiten BUMN kepada BP BUMN. Dalam keterbukaan informasi tanggal 7 Januari 2026, para emiten pelat merah masing-masing mendapatkan surat terkait pemberitahuan…

Cermati rekomendasi saham emiten kertas di tahun 2026 yang bergerak selektif

Muamalat.co.id JAKARTA. Prospek emiten pulp dan kertas pada 2026 diperkirakan berada di tengah tantangan kenaikan biaya produksi dan peluang pertumbuhan permintaan. Lonjakan harga pulp global menjadi faktor utama yang diwaspadai pelaku industri sepanjang tahun ini. Pengamat pasar modal sekaligus Founder Republik Investor, Hendra Wardana, menjelaskan bahwa kenaikan harga pulp secara langsung berdampak pada beban produksi. “Kenaikan harga pulp…

Prospek emiten EBT tergolong cerah pada 2026, ini penyebabnya

Muamalat.co.id JAKARTA. Emiten-emiten pengembang energi baru terbarukan (EBT) tetap berpeluang mencetak pertumbuhan kinerja positif pada 2026 di tengah tingkat bauran energi hijau yang masih rendah di Indonesia. Dalam berita sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian ESDM memiliki target bauran EBT nasional di kisaran 17%-21% pada 2026 yang mengacu pada Rencana Strategis (Renstra) KESDM 2025-2029. Sejauh ini, capaian bauran EBT nasional masih…

Dana asing mengalir deras di awal 2026, intip saham yang masih potensial dikoleksi

Muamalat.co.id JAKARTA. Walaupun di tutup melemah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menyentuh level 9.000 pada intraday perdagangan Kamis (8/1/2026). Investor asing juga Muamalat.co.id buy sebesar Rp 950,23 miliar di seluruh pasar. Sejak awal tahun 2026 ini, aliran dana investor asing sudah mengalir dengan kencang. Adapun secara year to date, investor asing sudah Muamalat.co.id buy sebesar Rp 1,97 triliun di seluruh pasar….

Intip rekomendasi saham Alamtri Minerals (ADMR) di tengah ekspansi smelter aluminium

Muamalat.co.id – JAKARTA. Guna mendorong pemulihan kinerja, PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) terus memacu beragam ekspansi diversifikasi bisnis untuk jangka panjang. ADMR saat ini tengah memaksimalkan operasional bertahap untuk beberapa tungku (pot) smelter aluminium yang dibangun oleh anak perusahaan ADMR, yakni PT Kalimantan Aluminium Industry (KAI). Manajemen menyampaikan, bahwa smelter aluminium ini direncanakan dalam tiga tahap dengan…

Prediksi rupiah pada Jumat (9/1): Tekanan berlanjut, investor wajib tahu

Muamalat.co.id – JAKARTA. Nilai tukar rupiah masih berada dalam tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (8/1/2026). Tekanan tersebut dinilai lebih dipengaruhi oleh faktor permintaan dolar di dalam negeri serta aksi ambil untung investor global, meskipun kondisi fundamental domestik dinilai relatif solid. Kamis (8/1/2026), rupiah ditutup di level Rp 16.798 per dolar Amerika Serikat (AS). Ini membuat rupiah melemah 0,11%…