Dana Mengendap Rp4,17 Triliun: DPRD Jabar Panggil Tim Anggaran!

Bogor, IDN Times – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat, Iwan Suryawan, angkat bicara terkait polemik dana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat senilai Rp4,17 triliun yang disebut mengendap di Bank Indonesia (BI). Isu ini mencuat setelah Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut, Pemprov Jabar sebagai salah…

PMUI Kuartal III-2025: Laba Bersih Meroket 25,99%!

Muamalat.co.id – JAKARTA. PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk (PMUI) berhasil menjaga kinerja profitabilitas pada kuartal III-2025, meskipun pendapatan perusahaan mengalami penurunan. Berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2025 dikutip Kamis (23/10/2025), PMUI mencatatkan pendapatan sebesar Rp 2,82 triliun, turun 5,55% secara tahunan (year-on-year/YoY). Penurunan terjadi di seluruh lini bisnis perseroan. Baca Juga: Prima Multi Usaha…

Awas! Transaksi Digital Meningkat, Serangan Siber Mengintai

Muamalat.co.id NUSA DUA. Bank Indonesia (BI) menilai percepatan digitalisasi sistem pembayaran perlu diimbangi dengan penguatan keamanan siber dan peningkatan literasi masyarakat. Pasalnya, potensi kejahatan digital kian meningkat seiring melonjaknya transaksi non-tunai di Tanah Air. Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta mengatakan, risiko fraud dan serangan siber kini menjadi tantangan utama dalam menjaga keandalan sistem pembayaran nasional…

PURI Kena Suspensi BEI! Saham Puri Global Sukses Dibekukan

Muamalat.co.id JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan atau suspensi saham PT Puri Global Sukses (PURI) mulai perdagangan sesi I hari ini, Kamis (23/10/2025). Suspensi itu diberlakukan sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham PURI. Pergerakan harga saham PURI sebelum suspensi atau tepatnya Rabu (22/10/2025) berada di posisi Rp 362 per saham atau meningkat 20,67%…

PPRO Rugi Bersih Kuartal III-2025 Anjlok 94,85%: Peluang atau Ancaman?

Muamalat.co.id – JAKARTA. Anak usaha PT PP Tbk (PTPP), PT PP Properti Tbk (PPRO), berhasil memangkas rugi per kuartal III-2025. Mengutip laporan keuangan perusahaan di BEI Rabu (22/20/2025), rugi bersih PPRO turun 94,85% secara tahunan alias year on year (YoY) ke Rp 37,02 miliar sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025. Sebelumnya, rugi PPRO sebesar Rp 720,23 miliar. Meskipun begitu, pendapatan usaha PPRO masih turun 19,74% YoY, dari Rp 287,81…

IHSG Hari Ini: UNVR, PGAS, TLKM Pendorong Kenaikan LQ45

Muamalat.co.id JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan Kamis (23/10/2025). Pukul 09.00 WIB, IHSG menguat 38,38 poin atau 0,53% ke 8.197,15. Sebanyak 280 saham naik, 118 saham turun dan 212 saham stagnan. Seluruh indeks sektoral menguat, menopang kenaikan IHSG. Indeks sektoral dengan kenaikan terbesar adalah sektor properti yang naik 3,74%, sektor barang konsumen non siklikal naik 1,60% dan sektor…

Harga Emas Terkoreksi Hari Ini: Peluang Beli atau Jual?

Muamalat.co.id JAKARTA. Harga emas spot kembali turun perdagangan Kamis (23/10/2025) pagi. Pukul 07.48 WIB, harga emas spot ada di US$ 4.083,15 per ons troi,turun 0,37% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 4.098,42 per ons troi. Harga emas turun tiga hari berturut-turut karena kekhawatiran reli berkepanjang menjadi terlalu panas. Mengutip Bloomberg, harga emas spot merosot ke kisaran US$ 4.083 per ons troi, memperkuat koreksi teknis. Baca…

ADHI Buka-bukaan Soal Tiang Monorel Jakarta: Ada Apa Sebenarnya?

Muamalat.co.id JAKARTA. PT Adhi Karya Tbk (ADHI) buka suara terkait polemik tiang monorel di DKI Jakarta. Asal tahu saja, tiang monorel yang berada di wilayah Jalan Rasuna Said dan Kawasan Senayan itu sudah terbengkalai selama sekitar 20 tahun. Corporate Secretary PT Adhi Karya Tbk, Rozi Sparta bilang, manajemen Adhi Karya telah melakukan pertemuan dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membahas langkah pendampingan hukum atas rencana…

ADRO AKRA KLBF MDKA: Rekomendasi Saham Kamis, 23 Oktober 2025

Muamalat.co.id JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan memulai perdagangan hari ini dari level 8.152. Angka ini didapat usai IHSG melemah 1,04% pada akhir perdagangan Rabu (22/10/2025). Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana melihat, penguatan IHSG kemarin disertai munculnya tekanan jual. Skenario terbaiknya, posisi IHSG saat ini berada di awalan dari wave [iii] dari wave 5, sehingga IHSG akan menguji 8.228-8.365 hari ini. “Namun,…