BBNI, KLBF, SCMA: Analisa Teknikal & Rekomendasi Saham Kamis Ini!

Muamalat.co.id – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,19% atau terpangkas 15,34 poin ke level 8.051,17 pada penutupan Rabu (15/10/2025). Sejumlah analis memberikan rekomendasi saham teknikal untuk perdagangan Kamis (16/10/2025). Simak ulasan lengkap rekomendasi sahamnya: 1. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) BBNI ditutup terkoreksi 0,79% secara harian pada Rabu (15/10) ke level Rp 3.770. Muncul spinnig top black…

WEGE Kejar Target: Kontrak Baru Seret, Ini Strateginya!

Muamalat.co.id JAKARTA. PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) menyampaikan strategi mengejar target nilai kontrak di tahun 2025. Per hari ini, WEGE baru mengantongi nilai kontrak baru sekitar Rp 116 miliar. Realisasi ini baru sekitar 6% dari target tahunan senilai Rp 1,9 triliun. Direktur Pemasaran & QHSE, Tomo Dwihasputro bilang, kebijakan pemerintahan yang baru membuat ada perubahan fokus di sektor konstruksi. Selain itu, adanya efisiensi…

Emas Cetak Rekor! Emiten Emas Ini Layak Dilirik?

Muamalat.co.id JAKARTA. Harga emas dunia kembali mencetak rekor baru. Pada perdagangan Rabu (15/10), harga emas dunia sempat tembus ke level US$4.200 per ounce untuk pertama kalinya. Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga lanjutan oleh Federal Reserve (The Fed) dan kekhawatiran baru atas ketegangan perdagangan Amerika Serikat–China. Pada pukul 06.59 GMT, harga emas spot naik 1,4% ke posisi US$4.200,11 per…

IHSG Anjlok 2 Hari! Analis Ungkap Penyebab & Prediksi Terbaru

Muamalat.co.id JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun dua hari berturut-turut. Hari Ini (15/10), IHSG ditutup 0,19% ke level 8.051,17 pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sementara, kemarin IHSG terkoreksi 1,95% ke level 8.066,52 di akhir perdagangan. Analis Panin Sekuritas, Cliff Nathaniel mengatakan, penurunan IHSG kemarin disebabkan oleh meningkatnya kekhawatiran eskalasi perang dagang antara Amerika Serikat (AS)…

MYOR Tertekan Daya Beli? Analisis & Rekomendasi Saham Mayora

Muamalat.co.id – JAKARTA. PT Mayora Indah Tbk (MYOR) mencatat penurunan laba pada semester I – 2025. Kinerja MYOR hingga akhir tahun diproyeksi menghadapi sejumlah tantangan seperti daya beli hingga harga bahan baku. MYOR membukukan pendapatan sebesar Rp 17,8 triliun di Semester I – 2025, naik 9,7% secara year on year (yoy) disbanding periode yang sama tahun lalu. Pendapatan didukung oleh penjualan lokal sebesar Rp 10,4 triliun dan penjualan…

CBRE: Saham Cakra Buana Berganti Pemilik? Analis Beri Rekomendasi!

Muamalat.co.id JAKARTA. Saham PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) mengumumkan terjadi perubahan kepemilikan saham perseroan. Sekretaris Perusahaan CBRE Amanda Octania dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 14 Oktober 2025 memaparkan jika Andry kini telah menjadi pemegang 5% saham CBRE. Adapun total saham yang dimiliki oleh Andry sebesar 226,9 juta saham. Sebagai informasi, Andry Hakim adalah investor muda yang…

CBRE Terbang Tinggi! Kepemilikan Berubah, Saham Cakra Buana Melonjak 24%

Muamalat.co.id JAKARTA. Saham PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) bergerak di zona hijau sepanjang perdagangan Rabu (15/10/2025). Hal itu terjadi usai perseroan mengumumkan terjadi perubahan kepemilikan saham perseroan. Sekretaris Perusahaan CBRE Amanda Octania dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 14 Oktober 2025 memaparkan jika Andry Hakim kini telah menjadi pemegang 5% saham CBRE. Adapun total saham yang…

Rupiah Bangkit! Akhiri Pelemahan, Terpengaruh Sinyal Dovish The Fed

Muamalat.co.id JAKARTA. Nilai tukar rupiah berhasil menghentikan pelemahan tiga hari beruntun terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (15/10/2025), seiring melemahnya indeks dolar global dan meningkatnya minat terhadap aset berisiko di Asia. Mengutip data Bloomberg, rupiah pasar spot ditutup di level Rp16.576 per dolar AS, menguat 0,16% dibandingkan posisi penutupan Selasa (14/10) di Rp16.603 per dolar AS. Dolar Melemah Setelah…

IHSG Jeblok! Saham Konglomerat Rontok, Level 8.000 Terlewati?

Saham konglomerat besar seperti Haji Isam, Hapsoro, dan Prajogo mengalami penurunan signifikan saat IHSG melemah ke level 7.985,3 pada 15 Oktober 2025.