Free Float Saham: OJK Siapkan Aturan Baru, Kuartal IV-2025?

Muamalat.co.id JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mengkaji perubahan aturan free float atau porsi saham yang dimiliki publik di perusahaan terbuka. OJK akan membahas aturan free float saham ini pada kuartal IV-2025. Sebelumnya, pada 18 September 2025 lalu,OJK telah mengusulkan kepada Komisi XI DPR RI untuk mengubah secara bertahap aturan minimum free float saham dari 7,5% ke 10%. Selain itu, OJK juga mengusulkan untuk mengganti…

GIAA Terbang Tinggi! Analis Ungkap Target Harga Saham Garuda

Saham Garuda Indonesia (GIAA) melonjak 49,35% dalam sepekan berkat suntikan dana Danantara. Target harga saham diproyeksikan mencapai Rp180 per lembar.

SMIL Ekspansi ke Tambang: Strategi Baru Dongkrak Kinerja?

Muamalat.co.id JAKARTA. PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) pda tahun ini resmi memulai langkah bisnis baru ke sektor pertambangan. Emiten penyedia alat berat ini berharap, ekspansi tersebut bakal menjadi sumber pendapatan baru sekaligus mempererat sinergi dengan bisnis eksisting. Dalam ekspansi ini, SMIL menggunakan skema joint operation (JO) dengan menggandeng sejumlah pemain lama di bidang tambang. Ada PT Sarana Cipta Minergi (SCM) yang…

CMRY Bagi Dividen Jumbo Rp 793 Miliar! Cek Jadwal & Keuntungan

Muamalat.co.id JAKARTA. Kabar baik bagi para pemegang saham PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) atau Cimory. Emiten yang bergerak di bidang produsen makanan dan minuman itu bakal membagikan dividen interim bagi pemegang sahamnya sebesar Rp 793,46 miliar. Tiap pemegang saham akan mendapatkan dividen sebesar Rp 100. Direktur CMRY Martua Sihaloho mengatakan rencana pembagian dividen interim untuk periode tahun buku 2025 sesuai dengan keputusan…

DADA Lepas Papan Pemantauan! Cek Peluang Sahamnya Sekarang!

Muamalat.co.id JAKARTA. Emiten properti, PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) resmi keluar dari papan pemantauan khusus atau Full Call Auction (FCA) per Jumat (10/10/2025). Kepala Divisi Peraturan dan Layanan Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Teuku Fahmi Ariandar mengatakan setelah keluar dari FCA, saham DADA kini dipindahkan ke papan pengembangan. Fahmi menjelaskan, keputusan tersebut diambil karena saham DADA sudah tidak memenuhi…

Rupiah Terkini: Melemah ke Rp 16.589 per Dolar AS

Muamalat.co.id JAKARTA. Rupiah spot melemah pada perdagangan Jumat (10/10/2025) siang. Pukul 12.25 WIB, rupiah spot ada di level Rp 16.589 per dolar Amerika Serikat (AS), melemah 0,13% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 15.6.568 per dolar AS. Di Asia, rupiah melemah Bersama ringgit Malaysia dan dolar Taiwan. Rupiah melemah 0,13%, ringgit Malaysia melemah 0,15% dan dolar Taiwan melemah 0,20% terhadap dolar AS siang ini. Sedangkan mayoritas…

Neo Energy Materials IPO: Bidik Dana Segar di Bursa Saham?

Muamalat.co.id JAKARTA. Kabar Anugrah Neo Energy Materials akan menggelar penawaran umum saham perdana saham alias Initial Public Offering (IPO) terus mencuat. Kabarnya, IPO Neo Energy ini tembus dari Rp 5 triliun. Melansir laman resminya pada Jumat (10/10), Neo Energy memiliki dua tambang besar yaitu TAS dan MDK masing-masing tambang diperkirakan mencakup area di atas 10.000 hektare, dengan total sumber daya mencapai ratusan juta WMT. Masih…

Saham ARB Massal! BEI Suspensi 4 Saham Ini Mulai Besok!

Muamalat.co.id JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan atau suspensi saham PT Timah Tbk (TINS), PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK), PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) dan PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS). Suspensi diberlakukan sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada empat saham tersebut. Penghentian sementara perdagangan saham tersebut mulai diberlakukan pada Jumat (10/10/2025)….

WTON Gaspol! Kantongi Kontrak Baru Rp 2,79 Triliun di September 2025

Muamalat.co.id JAKARTA. PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) mengantongi kontrak baru senilai Rp 2,79 triliun per September 2025. Pada sembilan bulan pertama tahun ini, kontrak WIKA Beton masih didominasi oleh Proyek Infrastruktur sebesar 50,88%. Lalu, Proyek Industri sebesar 20,90%, Properti sebesar 12,42%, dan lain-lain sebesar 15,80%. Berdasarkan jenis pelanggan, kontrak WTON didominasi oleh pelanggan swasta sebesar 57,35%. Lalu, dari BUMN…