MBMA Terbitkan Obligasi Rp 3,71 Triliun: Peluang Investasi Baterai?

Muamalat.co.id JAKARTA. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) memulai penawaran umum obligasi dan sukuk mudharabah berkelanjutan senilai total Rp 3,71 triliun. Penawaran dilakukan pada Kamis, 14 Agustus 2025. Rinciannya, MBMA menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2025 senilai Rp 1,94 triliun. Obligasi ini terbagi menjadi tiga seri, yakni Seri A bertenor 367 hari senilai Rp 984,06 miliar dengan bunga 7,50%, Seri B bertenor 3 tahun…

The Fed Diprediksi Pangkas Suku Bunga, Bitcoin Terbang Cetak Rekor!

Muamalat.co.id JAKARTA. Inflasi Amerika Serikat (AS) pada Juli 2025 tercatat stabil di 2,7% secara tahunan, sedikit di bawah perkiraan pasar sebesar 2,8%. Data ini ​menandakan tekanan harga mulai terkendali, meski belum sepenuhnya hilang. Kondisi tersebut mendorong ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve (The Fed) akan memangkas suku bunga pada pertemuan 17 September mendatang. Berdasarkan CME FedWatch, peluang pemangkasan kini mencapai 93,9%,…

Direktur AMMN Lepas Saham! Apa Dampaknya Bagi Amman Mineral?

Muamalat.co.id JAKARTA. Direktur PT Amman Mineral International Tbk (AMMN) David Alexander Gibbs menjual sebagian kepemilikan sahamnya di AMMN. Melansir keterbukaan informasi Kamis (14/8), David menjual 3.536.500 atau 3,53 juta saham AMMN dengan harga transaksi Rp 8.635 per saham. Dengan begitu, David mengantongi dana Rp 30,53 miliar. Corporate Secretary AMMN Vemmy Febrianti mengatakan transaksi ini bertujuan untuk investasi pribadi dan status…

IHSG Gagal Tembus 8.000? Profit Taking Hantui Pergerakan Saham

IHSG berpotensi mencapai 8.000 jika arus dana asing yang konsisten, meski aksi profit taking bisa menghambat laju indeks komposit saham.

Rupiah Menguat Tajam! Tembus Rp16.000? Analis Ungkap Prospeknya

Muamalat.co.id – JAKARTA. Nilai tukar rupiah menguat 0,54% secara harian ke level Rp 16.115 per dolar AS pada Kamis (14/8/2025). Mengutip data Bloomberg, posisi ini merupakan yang terkuat sejak awal tahun. Sebagai perbandingan, pada 31 Desember 2024 rupiah berada di level Rp 16.132 per dolar AS, sebelum sempat tertekan hingga Rp 16.891 per dolar AS pada 8 April 2025. Baca Juga: Kurs Rupiah Menguat Tajam ke Rp 16.115 Per Dolar AS Menjelang…

IHSG 8.000: Dana Asing Jadi Penyelamat Pasar Saham?

Muamalat.co.id JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus melaju hingga mencapai all time high (ATH) baru dan mendekati level psikologis di 8.000. Hal ini terjadi seiring mulai kembalinya aliran dana asing. Hingga akhir perdagangan Kamis (14/8/2025), IHSG ditutup menguat 0,49% ke level 7.931,25. Level ini memecahkan rekor penutupan tertinggi sepanjang masa atau all time high (ATH). Di sesi pertamanya, IHSG bahkan sempat menyentuh 7.973….

Reli IHSG: Saham Konglomerat Jadi Motor, Waspada Koreksi?

Reli IHSG didorong saham konglomerat dan aliran modal asing, berpotensi mencapai 8.000 sebelum koreksi. Investor waspada profit taking dan perubahan suku bunga The Fed.

JSMR Lunasi Obligasi Rp 286 Miliar: Investor Patut Cermati!

Muamalat.co.id JAKARTA. PT Jasa Marga Tbk (JSMR) bakal melunasi obligasi jatuh tempo milik perseroan. Melansir keterbukaan informasi tanggal 14 Agustus 2025, Obligasi Berkelanjutan II Jasa Marga Tahap I Tahun 2020 Seri B akan jatuh tempo 8 September 2025. Corporate Secretary and Chief Administration Officer JSMR, Ari Wibowo mengatakan, nilai pokok Obligasi tersebut sebesar Rp 286 miliar. Baca Juga: Telkom (TLKM) Incar Kontribusi Segmen B2B…

NICL Terbang! Saham Melonjak 7,39%, Transaksi Sentuh Rp 89,6 M

Muamalat.co.id JAKARTA. Saham PT PAM Mineral Tbk (NICL) ditutup menguat pada perdagangan Kamis (14/8), mencatat kenaikan signifikan dibandingkan hari sebelumnya. Pada penutupan bursa, harga saham NICL berada di level Rp 1.090 per saham, naik 7,39% atau Rp 75 dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp 1.015 per saham. Saham ini dibuka di harga yang sama dengan penutupan sebelumnya, yakni Rp 1.015, sebelum bergerak menguat. Sepanjang perdagangan,…

BBCA Anjlok! Nilai Transaksi Sentuh Rp 1 Triliun Lebih, Kamis

Muamalat.co.id JAKARTA. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) ditutup melemah pada perdagangan Kamis (14/8). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham BBCA berada di level Rp 8.775 per saham saat bursa menutup sesi perdagangan. Pergerakan Harga Saham BBCA Penutupan ini menunjukkan penurunan sebesar 1,68% atau Rp 150 dibandingkan harga sehari sebelumnya yang berada di level Rp 8.925 per saham. Pada pembukaan perdagangan, saham BBCA…