IHSG diprediksi tembus level 9.000 pada 2026, ini sentimen pendorongnya

Muamalat.co.id JAKARTA. Kinerja pasar saham diprediksi bakal bergerak positif sepanjang 2026. Hal ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor dari dalam maupun luar negeri. VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia Oktavianus Audi mengatakan, pasar modal Indonesia masih cukup prospektif. Salah satunya didorong oleh pertumbuhan investor seiring adanya program literasi dan inklusi pasar modal yang mana jumlah investor di Indonesia sudah mencapai 19,19…

Merdeka Battery (MBMA) ubah perjanjian pembiayaan senilai US$ 108,51 juta

Muamalat.co.id JAKARTA. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) mengubah perjanjian pembiayaan. Dalam keterbukaan informasi di BEI pada Jumat (2/1/2026) memaparkan, pembiayaan ini akan digunakan PT Merdeka Tsingshan Indonesia (MTI). Manajemen MBMA menjelaskan, awal mula pembiayaan perusahaan dan MTI menggunakan akad mudharabah pada tanggal 28 Agustus 2025. Nah pada 31 Desember 2025, MBMA telah setuju untuk mengubah ketentuan jumlah dana…

Awal 2026, saham grup Bakrie BUMI, BRMS dan DEWA jadi buruan asing

Muamalat.co.id JAKARTA. Di awal tahun 2026, saham tambang yang dimiliki grup Bakrie menjadi saham paling banyak dibeli asing. Pada Jumat 2 Januari 2026, tiga saham grup Bakrie yakni saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA). PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melanjutkan penguatan pada awal tahun 2026. Harga BUMI pada 2 Januari 2026 menguat 14,75% di level Rp 420 per saham. Kenaikan harga…

Chandra Daya (CDIA) revisi jadwal dividen interim, cek data terbaru

Muamalat.co.id JAKARTA. PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) berencana membagi dividen interim tahun buku 2025. Rencana telah disampaikan perusahaan milik Prajogo Pangestu pada 30 Desember 2025. Namun pada 2 Januari 2026, manajemen CDIA mengubah jadwal pembagian dividen interim. Jika sebelumnya tanggal daftar pemegang saham yang berhak menerima dividen (recording date) pada 12 Januari 2026 diubah menjadi 13 Januari. Baca Juga: Awal 2026, Saham…

6 saham unggulan yang diprediksi pimpin lonjakan chip 2026

Jakarta, IDN Times — Ledakan akal imitasi (AI) global dinilai belum mendekati akhir. Bank of America (BofA) menilai industri semikonduktor justru sedang berada di fase tengah dari transformasi besar yang diperkirakan berlangsung selama satu dekade. Dalam laporan terbarunya, BofA memperkirakan penjualan chip global akan mencetak rekor baru pada 2026…

WIKA digugat Rp 1,51 miliar, sisa tagihan proyek jadi biang kerok

Muamalat.co.id JAKARTA. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) dalam keterbukaan informasi di BEI pada 2 Januari 2026 menjelaskan jika mendapat gugatan dari PT Abacurra Indonesia. Abacurra menggugat WIKA karena masih memiliki sisa kewajiban pembayaran kepada Abacurra Indonesia atas tagihan pekerjaan pada proyek yang sedang dikerjakan. Dimana tagihan dari pihak pemohon terbagi menjadi beberapa tahap pembayaran dengan total nilai sebesar Rp 1,51 miliar. Atas…

Saham SINI lanjut menguat meski anak CUAN beli di harga rendah

Muamalat.co.id JAKARTA. Saham PT Singaraja Putra Tbk (SINI) mengawali tahun 2026 dengan kenaikan harga saham. Per Jumat (2/1/2026) harga saham SINI naik 4,14% di level Rp 15.100 per saham. Kenaikan ini melanjutkan tren harga saham SINI di tahun 2025. Sehingga dalam satu tahun saham SINI naik 202%. Kenaikan tersebut berbeda dengan apa yang terjadi di saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) yang mengawali tahun 2026 menurun 2,14% menjadi Rp 2.290…

Dividen Interim Bank Mandiri (BMRI) Segera Masuk Cum Date, Cek Potensi Yieldnya

Muamalat.co.id JAKARTA. Pembagian dividen PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) akan segera memasuki masa cum date. Cum date adalah tanggal terakhir bagi investor untuk membeli saham agar tetap berhak menerima dividen. Rencana pembagian dividen ini telah disetujui oleh Direksi dan Dewan Komisaris Bank Mandiri pada 18 Desember 2025, sebagaimana disampaikan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Baca Juga: Bisnis Multifinance Masih…

Intip data terbaru kepemilikan Grup Salim di saham BUMI

Grup Salim mempertahankan kepemilikan saham besar di BUMI hingga 2025. Saham BUMI melonjak 238,71% dalam setahun, berpotensi masuk MSCI Index Februari 2026.