Dividen Batu Bara Menciut? Intip Proyeksi & Strategi Investasi!

Emiten batu bara alami penurunan kinerja hingga Q3 2025, proyeksi dividen turun 20%-30%, namun PTBA, ITMG, HRUM, ADRO tetap stabil berkat balance sheet kuat.

Rupiah Terjun Bebas! Sentuh Rp 16.728, Terlemah di Asia Hari Ini

Muamalat.co.id JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot terus melemah di akhir perdagangan hari ini. Kamis (13/11/2025), rupiah spot ditutup di Rp 16.728 per dolar Amerika Serikat (AS). Ini membuat rupiah melemah 0,07% dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di Rp 16.717 per dolar AS. Alhasil, rupiah menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia Hingga pukul 15.04 WIB, mata uang di Asia bervariasi dengan kecenderungan menguat. Di…

MEDC Bagi Dividen Interim! Kurs Rp 16.698, Segini yang Didapat Investor

Muamalat.co.id JAKARTA. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) telah menetapkan penggunaan Kurs Tengah Bank Indonesia (BI) tanggal 12 November 2025 dalam penghitungan dividen interim dalam mata uang rupiah. Dalam hal ini, kurs tengah penutupan BI pada hari kemarin yakni Rp 16.698 per dolar Amerika Serikat (AS), sedangkan MEDC menetapkan dividen interim per saham sebesar US$ 0,0017. Dengan demikian, dividen per saham sebesar US$ 0,0017 yang…

Medco (MEDC) Tentukan Kurs Dividen Rp16.698, Investor Terima Rp28,44 per Saham

Medco Energi Internasional (MEDC) menetapkan kurs dividen Rp16.698 per USD, investor terima Rp28,44 persaham. Pembagian dividen interim pada 28 November 2025.

Saham KB Bank (BBKP) Melesat, Direktur Jung Ho Han Ikut Berinvestasi

Muamalat.co.id JAKARTA. Salah satu direktur dari PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) tercatat menambah kepemilikan sahamnya di bank tersebut. Di mana, saham KB Bank sendiri sudah naik hampir 50% sejak awal tahun. Adalah Direktur Strategi KB Bank Jung Ho Han yang melakukan pembelian saham tersebut. Adapun, Jung Ho Han membeli sekitar 11.776.400 saham KB Bank dari sebelumnya belum sama sekali memiliki saham berkode BBKP ini pada 10 November 2025. Ia…

Kinerja Bumi Resources Minerals (BRMS) Kuartal III-2025 Disokong Kenaikan Harga Emas

Muamalat.co.id JAKARTA Kinerja PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) terangkat kenaikan harga emas global. Selain itu, ekspansi pabrik carbon dinilai positif bakal mendorong kinerja keuangan ke depan. Asal tahu saja, BRMS membukukan laba bersih pada kuartal III 2025 sebesar US$ 14,9 juta atau meningkat 75,5% secara quarter-on-quarter (QoQ). Kinerja BRMS pada kuartal III 2025 menunjukkan hasil yang solid dengan pendapatan US$ 63 juta, naik 9%…

Ada Isu Merger, Begini Rekomendasi Saham GOTO

Muamalat.co.id – JAKARTA. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dikabarkan akan merger dengan Grab. Meski isu merger tersebut belum terkonfimasi namun saham GOTO diproyeksi tetap menarik bagi investor. Terlebih belum lama ini JPMorgan & BlackRock memborong jutaan saham GOTO. Praktisi Pasar Modal & Founder WH-Project, William Hartanto mengatakan, isu merger tersebut belum terkonfirmasi. Jadi pembelian saham GOTO oleh JPMorgan dan BlackRock belum tentu…

IHSG Naik 0,21% ke 8.405 pada Sesi I Kamis (13/11), BUMI, DSSA, BRPT Top Gainers LQ45

Muamalat.co.id JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 17,39 poin atau 0,21% ke 8.405,96 pada akhir perdagangan sesi I hari ini, Kamis (13/11/2025). Sebanyak 362 saham naik, 255 saham turun dan 193 saham stagnan. Tujuh indeks sektoral menguat, menopang kenaikan IHSG. Sedangkan empat indeks sektoral lainnya masuk zona merah. Indeks sektoral dengan kenaikan terbesar adalah sektor properti yang naik 2,33%, sektor infrastruktur…

Rupiah Spot Melemah 0,11% ke Rp 16.735 per Dolar AS Kamis (13/11) Siang

Muamalat.co.id JAKARTA. Rupiah spot melemah pada perdagangan Kamis (13/11/2025) siang. Pukul 11.41 WIB, rupiah spot ada di level Rp 16.735 per dolar Amerika Serikat (AS), melemah 0,11% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 16.717 per dolar AS. Di Asia, rupiah mencatat pelemahan terdalam terhadap dolar AS dengan pelemahan 0,11%, disusul dolar Taiwan yang melemah 0,010%, rupee India melemah 0,06% dan yen Jepang yang melemah 0,03% terhadap dolar…