Dapur lapangan TNI terus beroperasi tanpa henti di berbagai wilayah yang terdampak bencana di Sumatera Barat. Dapur umum ini berperan penting dalam menyediakan makanan, tidak hanya untuk masyarakat yang terdampak, tetapi juga untuk prajurit TNI yang sedang bekerja untuk memulihkan infrastruktur, seperti jembatan yang rusak akibat bencana.
Pelayanan dapur lapangan ini dilaksanakan oleh Bekangdam XX/Tanjungpura (TIB), yang bertugas menyiapkan dan mendistribusikan makanan siap saji ke lokasi-lokasi terdampak, serta kepada prajurit TNI AD yang sedang membangun berbagai jenis jembatan, seperti jembatan Bailey, Armco, dan jembatan gantung.
Berdasarkan video yang beredar, di lapangan suasana dapur umum terlihat penuh semangat dan gotong royong. Anggota TNI bersama masyarakat setempat bahu-membahu menyiapkan makanan, mulai dari mengaduk bumbu, mencuci dan memilah sayuran, mengupas kentang, menggoreng lauk, hingga membungkus nasi dan lauk dalam jumlah besar untuk didistribusikan.
Beberapa dapur lapangan yang aktif beroperasi antara lain di Sungai Lasi Kabupaten Solok, Durian Kilangan Pasaman Barat, Batu Calong Durian Gagak Nagari Aur Malintang, Muaro Busuak Kabupaten Solok, Aia Taganang, Kubu Sarunai, Sungai Rangeh, Kampuang Bancah, Salimpuang, Kampuang Jambu, Kampuang Mahakarya Pasaman Barat, hingga SD Negeri 05 Kayu Pasak, Kabupaten Agam.
Pantauan di beberapa lokasi pada Kamis (15/1), terlihat unsur Pemerintah, prajurit TNI terlihat memasak berbagai menu, seperti lauk berkuah santan, ayam balado, rendang nangka, nasi goreng, mie, telur ceplok, hingga gorengan. Tidak jarang, ibu-ibu setempat ikut membantu proses memasak, yang menunjukkan sinergi kuat antara TNI dan masyarakat di tengah situasi darurat.
Sementara itu, pembangunan dan perbaikan jembatan di Sumatera Barat terus dikejar. Sejumlah jembatan Bailey, Armco, dan gantung sedang dalam berbagai tahap penyelesaian. Beberapa jembatan telah selesai 100 persen dan sudah dapat dilalui kendaraan, sementara yang lainnya sudah berfungsi tetapi masih dalam tahap penyempurnaan struktur dan akses jalan.
Salah satunya adalah Jembatan Armco Sungai Rangeh, Nagari Bayua, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, yang telah selesai dibangun dan kini dapat digunakan oleh masyarakat. Sementara Jembatan Armco Kampuang Jambu, Kecamatan Tanjung Raya, sudah berfungsi, namun masih dilakukan penyelesaian alas jembatan, bronjong batu, serta penataan bantalan jembatan dengan melibatkan alat berat.
Pengerjaan jembatan Bailey dan jembatan gantung di beberapa titik lain di Sumatera Barat juga terus berlangsung secara intensif, seiring dengan komitmen TNI untuk mempercepat pemulihan akses transportasi dan mendukung aktivitas masyarakat pascabencana.
Keberadaan dapur umum yang terus beroperasi ini menjadi simbol nyata kehadiran negara melalui TNI, tidak hanya dalam pembangunan fisik, tetapi juga untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak tetap terpenuhi.
Berikut adalah daftar dapur umum TNI yang tersebar di wilayah Sumatera Barat:
- Dapur Lapangan Sungai Lasi, Kecamatan IX Koto Sungai Lasi, Kabupaten Solok.
- Dapur Lapangan Durian Kilangan, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat.
- Dapur Lapangan Batu Calong Durian Gagak, Nagari Aur Malintang.
- Dapur Lapangan Muaro Busuak, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok.
- Dapur Lapangan Aia Taganang, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.
- Dapur Lapangan Kubu Sarunai, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam.
- Dapur Lapangan Sungai Rangeh, Nagari Bayua, Kabupaten Agam.
- Dapur Lapangan Kampuang Bancah, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.
- Dapur Lapangan Salimpuang, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam.
- Dapur Lapangan Kampuang Jambu, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.
- Dapur Lapangan Kampuang Mahakarya, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat.
- Dapur Lapangan SD Negeri 05 Kayu Pasak, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.