Dukung efisiensi operasional, Chandra (TPIA) hadirkan shared service center

Muamalat.co.id JAKARTA. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), emiten penyedia solusi energi, kimia, dan infrastruktur dengan skala Asia Tenggara, secara resmi telah mengoperasikan PT Chandra Asri Sentral Solusi (CASS) sebagai Shared Service Center (SSC) untuk mendukung efisiensi operasional dan pertumbuhan bisnis di lingkungan grup perusahaan.

Sebagai Shared Service Center, CASS menyediakan layanan back-office yang komprehensif mencakup fungsi keuangan, sumber daya manusia, pengadaan, serta operasional pelanggan. Layanan ini memungkinkan peningkatan efisiensi, standardisasi, dan fleksibilitas untuk menjawab kebutuhan TPIA yang terus berkembang di sektor Energi, Kimia, dan Infrastruktur, baik di Indonesia, Singapura, maupun wilayah lainnya.

Saat ini, salah satu fokus utama layanan CASS adalah mendukung operasional Aster Chemical & Energy Pte, Ltd (Aster), perusahaan penyedia solusi energi dan kimia di Singapura dan kawasan Asia Pasifik.

Aster merupakan perusahaan patungan antara TPIA dan Glencore, salah satu perusahaan sumber daya alam terbesar di dunia, yang mengombinasikan warisan kilang minyak pertama di Singapura dengan operasi petrokimia berteknologi tinggi.

Efek Ketegangan Dagang, Rupiah Menguat ke Rp 16.722 per Dolar AS pada Rabu (28/1)

Melalui CASS, aktivitas bisnis regional dikelola secara lebih efisien melalui dukungan layanan terpusat dari Indonesia, sehingga meningkatkan efektivitas operasional lintas wilayah.

Presiden Direktur Chandra Asri Sentral Solusi, Lenny Woen menyampaikan, dimulainya operasional CASS menandai tonggak penting dalam memperkuat fondasi operasional TPIA melalui Shared Service Center yang terintegrasi dan berkelanjutan.

“CASS meningkatkan efisiensi operasional dan tata kelola di seluruh grup sekaligus mendukung agenda pertumbuhan dan transformasi jangka panjang kami,” ujar dia dalam keterbukaan informasi, Rabu (28/1).

Chief Financial Officer Chandra Asri Sentral Solusi, Philippe Pangestu menambahkan, CASS diposisikan untuk mendukung tidak hanya entitas di dalam TPIA, melainkan juga ke depan mitra eksternal dengan mengedepankan skalabilitas dan pemanfaatan ekosistem berbasis Artficial Intelligent (AI).

“Seiring pengembangan bisnis ini, kami tingkatkan kapasitas hingga 200 karyawan atau lebih sebagai bagian dari penguatan kapabilitas Grup,” imbuh dia.

Untuk ke depannya, CASS akan memperluas layanannya ke lebih banyak entitas di dalam TPIA yang didukung oleh peningkatan kapabilitas dan kesiapan operasional. Hal ini sejalan dengan komitmen TPIA terhadap operasional regional yang terintegrasi dan efisien.

Melalui operasional CASS, TPIA memperkuat daya saing jangka panjang sekaligus mendukung pengembangan talenta serta penciptaan lapangan kerja terampil di Indonesia pada berbagai fungsi pendukung bisnis utama.

Pefindo Beri Peringkat idA dengan Prospek Stabil Darma Henwa (DEWA)

Leave a Comment