Muamalat.co.id JAKARTA. Basis investor Surat Berharga Negara (SBN) individu terus menunjukkan perkembangan.
Tidak hanya terbatas pada instrumen SBN ritel, investor individu kini mulai merambah pembelian SBN yang selama ini identik dengan investor institusi atau pasar wholesale.
Plt Direktur Surat Utang Negara (SUN) Kementerian Keuangan, Novi Puspita Wardani, menyebut tren tersebut sebagai dampak langsung dari meningkatnya literasi keuangan masyarakat dalam beberapa tahun terakhir.
Goldman Sachs Pangkas Rating Pasar Saham RI, Cermati Rekomendasi Analis
“Investor individu di instrumen wholesale juga beli. Misalnya pernah dengar nggak, yang fixed rate (FR) yang kami tawarkan di lelang? Fixed rate itu kan diperdagangkan juga di pasar sekunder, itu juga investor individu juga cukup banyak,” ujar Novi usai agenda ORASI di Aroem Resto, Rabu (28/1/2026).
Bahkan, dicatatnya dua tahun terakhir porsi investor individu di instrumen Surat Utang Negara (SUN) seri fixed rate (FR) telah hampir berimbang dengan investor institusi, mencerminkan perubahan signifikan dalam struktur pasar.
“Bahkan itu pun itu berimbang, hampir 40% lebih itu dari investor individu, itu beli yang FR itu,” bubuhnya.
Akses yang semakin mudah turut mendorong peningkatan partisipasi investor ritel di SBN wholesale. Melalui perbankan dan platform digital, pembelian SUN FR kini bisa dilakukan dengan nominal relatif kecil.
“Lewat mobile banking atau aplikasi fintech, dengan Rp 1 juta saja investor individu sudah bisa membeli SUN fixed rate, bukan hanya ORI,” kata Novi.
Simak Prospek DPUM dan ASLI yang Akan Punya Pengendali Baru
Meski tren ini mencerminkan keberhasilan upaya literasi keuangan, Novi mengingatkan bahwa ruang pengembangan investor domestik masih sangat besar.
Jika menggunakan Single Investor Identification (SID) sebagai proksi, jumlah investor pasar keuangan baru sekitar 7% dari total penduduk Indonesia.
“Itu trend-nya sudah dari dua tahun terakhir itu semakin meningkat sih. Jadi artinya ya, kita bisa bilang literasi kita berhasil, tapi PR-nya masih banyak,” pungkasnya.