IHSG ambruk 7,34% ke 8.321 sesi I, top losers LQ45: DSSA, EXCL & BRPT, Rabu (28/1)

Muamalat.co.id  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terjun bebas pada perdagangan sesi pertama hari ini terdampak keputusan MSCI membekukan sementara perubahan indeks di pasar modal Indonesia.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG merosot 7,34% atau terpangkas 659 poin ke level 8.321, 21  pada perdagangan sesi I, Rabu (28/1/2026).

Seluruh indeks sektoral di BEI turun di zona merah jadi pemberat IHSG. Sektor yang turun paling dalam antara lain infrastruktur 10,19%, energi 9,68%, barang baku 7,80%.

IHSG Anjlok 7,83% ke 8.277 Siang Ini Usai MSCI Bekukan Perubahan Indeks, Rabu (28/1)

Kemudian sektor properti dan real estate juga turun 7,41%, disusul transportasi 6,72%, perindustrian 6,57% an teknologi 6,28%.

Total volume perdagangan saham di BEI siang ini mencapai 42,18 miliar dengan nilai transaksi sebesar Rp 30,05 triliun. 

Ada sebanyak 764 saham yang turun, dan sebanyak 30 saham yang naik serta 10 saham yang stagnan.

Top Losers di LQ45 adalah:

1. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) 15% ke Rp 98.600 per saham

2. PT XL SMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) 14,92% ke Rp 3.820 per saham

3. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) 14,81% ke Rp 2.300 per saham

IHSG Tertekan Usai MSCI Bekukan Perubahan Indeks, BEI Berkoordinasi dengan OJK

Top gainers di LQ45 adalah:

1. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)

DSSA Chart by TradingView

Leave a Comment