
Muamalat.co.id JAKARTA. Pembukaan perdagangan hari ini, Selasa (26/8/2025), sempat menunjukkan penguatan bagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun, pada pukul 09.08 WIB, laju indeks berbalik melemah signifikan, turun 19,959 poin atau 0,25% ke level 7.906,948.
Pelemahan IHSG ini sebagian besar dipicu oleh kinerja negatif pada berbagai indeks sektoral, yang menunjukkan sentimen pasar yang kurang kondusif di awal sesi perdagangan. Banyak sektor yang kompak bergerak ke zona merah, menekan pergerakan indeks secara keseluruhan.
Di antara sektor-sektor yang mengalami koreksi, IDX Sektor Properti dan Real Estate mencatatkan penurunan terdalam, melemah 0,54% di sesi pagi ini. Tren pelemahan ini turut diikuti oleh sejumlah sektor penting lainnya seperti IDX Sektor Transportasi & Logistik, IDX Sektor Perindustrian, IDX Sektor Keuangan, dan IDX Sektor Infrastruktur. Tak ketinggalan, IDX Sektor Barang Konsumen Primer, IDX Sektor Barang Baku, dan IDX Sektor Teknologi juga menunjukkan kinerja yang kurang menggembirakan.
Di tengah dominasi sentimen negatif, beberapa sektor berhasil menunjukkan performa positif dan menjadi penopang pasar. IDX Sektor Barang Konsumen Non-Primer tampil sebagai pemimpin penguatan dengan kenaikan impresif 0,85% di awal perdagangan. Kinerja positif ini turut didukung oleh IDX Sektor Kesehatan dan IDX Sektor Energi yang juga berhasil menorehkan kenaikan.
Cek Rekomendasi Saham BBCA, BBNI, BBTN, CPIN, dan MEDC untuk Hari Ini (26/8)
Daftar saham-saham pilihan dalam indeks LQ45 turut mencerminkan dinamika pasar. Berikut adalah top losers LQ45 pada pagi ini:
- PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) turun 2,98%
- PT Astra International Tbk (ASII) turun 2,61%
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun 0,88%
Sementara itu, deretan top gainers LQ45 menunjukkan saham-saham yang berhasil menarik minat investor:
- PT Ciputra Development Tbk (CTRA) naik 2,35%
- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik 1,05%
- PT Indosat Tbk (ISAT) naik 0,97%
Ringkasan
Pada perdagangan hari Selasa, 26 Agustus 2025, IHSG mengalami pelemahan sebesar 0,25% ke level 7.906,948 setelah sempat menguat di awal sesi. Pelemahan ini didorong oleh kinerja negatif mayoritas sektor, dengan IDX Sektor Properti dan Real Estate mencatatkan penurunan terdalam. Beberapa sektor seperti Barang Konsumen Non-Primer dan Kesehatan berhasil mencatatkan kenaikan.
Dalam indeks LQ45, saham-saham seperti SCMA, ASII, dan BRPT menjadi top losers, sementara CTRA, ANTM, dan ISAT menjadi top gainers. Dinamika ini mencerminkan sentimen pasar yang bervariasi di antara berbagai sektor dan saham unggulan.