Timah (TINS) Beri Sinyal Rasio Dividen 2025 Tembus 40%
PT Timah (TINS) memproyeksikan rasio dividen 2025 antara 30%-40%, dengan keputusan final pada RUPS 2026. Laba bersih turun 33,71% hingga September 2025.
PT Timah (TINS) memproyeksikan rasio dividen 2025 antara 30%-40%, dengan keputusan final pada RUPS 2026. Laba bersih turun 33,71% hingga September 2025.
OJK meresmikan kantor perwakilan baru di Papua Barat dan Papua Barat Daya sebagai bagian komitmen hadir lebih dekat dengan masyarakat.
Muamalat.co.id JAKARTA. Bursa saham Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada Jumat (22/11/2025) setelah ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve pada Desember semakin menguat. Sentimen ini muncul setelah komentar sejumlah pejabat The Fed yang dinilai membuka ruang pelonggaran kebijakan moneter dalam waktu dekat. Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 0,12% menjadi 45.808,65 pada pembukaan perdagangan. S&P 500 naik…
Muamalat.co.id Indeks utama Wall Street dibuka menguat pada Jumat (21/11/2025), seiring meningkatnya keyakinan pelaku pasar bahwa Federal Reserve berpotensi memangkas suku bunga acuannya pada Desember. Sentimen ini muncul setelah pejabat The Fed memberikan sinyal yang lebih dovish, sementara saham teknologi mulai stabil usai tekanan tajam pada sesi sebelumnya. Melansir Reuters pada pembukaan perdagangan, Dow Jones Industrial Average naik 56,4…
Kemenkeu akan membuka rekrutmen CPNS 2026 untuk lulusan STAN dan SMA, dengan 279 posisi untuk lulusan STAN dan 300 posisi untuk lulusan SMA di DJBC.
Muamalat.co.id JAKARTA — Nilai tukar (kurs) rupiah pada penutupan perdagangan Jumat (21/11/2025) sore menguat sebesar 20 poin atau 0,12 persen menjadi Rp 16.716 per dolar AS dari sebelumnya Rp…
Jakarta, IDN Times – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum dapat merealisasikan rencana pemberian insentif bagi pasar modal yang pernah ia sampaikan pada Oktober 2025. Menurut Purbaya, insentif tersebut belum bisa diberikan karena hingga kini belum ada pelaku saham gorengan yang ditindak. Padahal, salah satu syarat untuk mene…
Harga emas naik akibat ketidakpastian geopolitik Ukraina dan prospek suku bunga The Fed. Emas spot di US$4.070,39 per troy ounce, turun 0,17%.
Dividen interim Rp11,42 triliun dari 31 emiten sinyal kesehatan keuangan 2025, namun tak menjamin prospek 2026 karena proyeksi harga komoditas melandai.
Muamalat.co.id JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat penguatan tipis sepanjang pekan yang berakhir Jumat (21/11/2025). Jumat ini, IHSG bertengger di angka 8.414,35, atau naik sekitar 16,21 poin (0,19%) dalam satu pekan di tengah meningkatnya volatilitas pasar global maupun regional, walau pada hari ini IHSG menurun tipis 5,57 poin atau 0,066%. Kenaikan satu pekan ini terjadi meski indeks sempat bergerak fluktuatif, terutama…