IHSG Terbang Tinggi! UNVR, BBTN, MAPA Pimpin Kenaikan LQ45

Muamalat.co.id JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 173,32 poin atau 2,19% ke 8.088,97 pada akhir perdagangan Senin (20/10/2025). Sebanyak 510 saham naik, 183 saham turun dan 117 saham stagnan. Sembilan indeks sektoral menguat, menopang kenaikan IHSG. Sedangkan dua indeks sektoral lainnya tergelincir ke zona merah. Indeks sektoral dengan kenaikan terbesar adalah sektor keuangan yang naik 3,38%, sektor transportasi naik…

Rupiah Hari Ini: Jisdor Menguat Tipis, Dolar AS Sentuh Rp 16.585

Muamalat.co.id JAKARTA. Rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) ada di level Rp 16.585 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Senin (20/10/2025), menguat 0,03% dari akhir pekan lalu yang ada di Rp 16.590 per dolar AS. Pergerakan rupiah di Jisdor BI sejalan dengan rupiah spot. Di pasar spot, rupiah ditutup pada level Rp 16.575 per dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir perdagangan Senin (20/10/2025), menguat 0,09%…

LPKR Caplok Hotel Aryaduta: Analis Ungkap Peluang & Rekomendasi!

Muamalat.co.id – JAKARTA. PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) akan mengakuisisi PT Karya Sentra Sejahtera (KSS) dari Lovage International Pte. Ltd dan IAHCC Investment Pte. Ltd. Lovage dan IAHCC merupakan anak perusahaan First Reit, yang merupakan perusahaan asal Singapura. Akuisisi akan dilakukan melalui dua anak usaha LPKR yakni PT Abadi Jaya Sakti dan PT Tigamitra Ekamulia. Corporate Secretary LPKR, Ratih Safitri mengatakan, berdasarkan…

Rupiah Hari Ini: Menguat! Rupiah Sentuh Rp 16.575 per Dolar AS

Muamalat.co.id JAKARTA. Rupiah spot ditutup pada level Rp 16.575 per dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir perdagangan Senin (20/10/2025), menguat 0,09% dari akhir pekan lalu yang ada di Rp 16.590 per dolar AS. Di Asia, mayoritas mata uang menguat terhadap dolar AS. Pada pukul 15.04 WIB, baht Thailand mencatat kenaikan terbesar yakni 0,30%, disusul dolar Taiwan yang menguat 0,22%, rupee India menguat 0,09%, rupiah menguat 0,09%, dolar Singapura…

Dana Pemda Rp18 Triliun Raib? Purbaya Janji Usut Selisih Data!

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berjanji menginvestigasi selisih data dana pemda Rp18 triliun di perbankan, yang berbeda dengan data BI.

Bitcoin Siap Meroket? Analis Ungkap Sinyal Kuat Setelah Jual Rugi!

Muamalat.co.id Harga Bitcoin (BTC) diperkirakan akan menghadapi tantangan hingga para investor jangka panjang, atau Bitcoin OGs, menyelesaikan proses penjualan mereka, menurut para analis. Data on-chain menunjukkan bahwa investor jangka panjang mengambil keuntungan pada level tertinggi, dengan realized gains mencapai US$1,7 miliar per hari. Sementara realized losses menanjak ke US$430 juta per hari, tercatat sebagai level ketiga tertinggi dalam…

BLT Cair, Saham UNVR MYOR ICBP Kena Imbas? Cek Faktanya!

Saham konsumer menguat setelah pemerintah mencairkan BLT Rp900.000, mendorong IHSG ke 8.071,29. Unilever, Sido Muncul, dan Alfaria Trijaya memimpin kenaikan.

Saham BBTN Memimpin Penguatan Saham Bank Hari Ini, Senin (20/10/2025)

Muamalat.co.id JAKARTA. Harga saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) secara mengejutkan meroket pada perdagangan sesi pertama awal pekan ini, senin (20/10/2025). Emiten bank pelat merah ini mencatat kenaikan harga tertinggi di antara saham-saham bank papan atas lainnya. Berdasarkan data BEI, harga BBTN melesat 8,33% menjadi Rp 1.235, menyalip performa saham-saham besar di kelompok bank milik negara yang ada di bawah Danantara. Seperti…

Darya Varia (DVLA) Bagi Dividen Interim Rp 45,92 Miliar, Cek Jadwalnya Sekarang

Muamalat.co.id JAKARTA. Kabar baik bagi para pemegang saham PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (DVLA). Emiten di sektor farmasi tersebut berencana membagikan dividen interim. Corporate Secretary Widya Olivia Tobing mengatakan rencana pembagian dividen interim untuk periode tahun buku 2025 sesuai dengan keputusan direksi yang telah disetujui dewan komisaris pada 17 Oktober 2025. “Total nilai dividen yang sudah ditentukan Rp 45.920.000.000 dan dividen…

Setahun Prabowo-Gibran: BI ‘Dipaksa’ Biayai APBN, Independensi di Tepi Jurang

Pemerintahan Prabowo-Gibran mengubah kebijakan moneter BI untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, memicu perdebatan tentang independensi BI.