IRSX Rights Issue Disetujui: Rencana Ekspansi Aviana Sinar Abadi Terungkap!

Muamalat.co.id JAKARTA. PT Aviana Sinar Abadi Tbk (IRSX) resmi mengantongi restu pemegang saham untuk melaksanakan aksi korporasi Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD I) atau rights issue. Adapun persetujuan dari pemegang saham itu diperoleh manajemen IRSX dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada 25 September 2025. Melansir keterbukaan informasi, IRSX berencana untuk menerbitkan…

OJK & BlockDevId Gembleng Developer Blockchain: Strategi Pitching Jitu!

Muamalat.co.id JAKARTA. Industri blockchain di Indonesia terus berkembang pesat. Untuk mendukung ekosistem ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama BlockDevId menggelar Infinity Hackathon, ajang kompetisi bagi para developer untuk menciptakan inovasi berbasis blockchain yang dapat bersaing secara global. Dalam hackathon, para peserta tidak hanya ditantang membangun produk, tetapi juga menguji ketahanan ide mereka di hadapan juri dan komunitas….

Rekomendasi Saham IHSG Jumat

Muamalat.co.id JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Kamis (25/9) dengan melemah 1,06% ke level 8.040,66. Meski begitu, IHSG masih punya peluang untuk menguat. Head of Research Retail MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menjelaskan pada skenario terbaiknya, masih terdapat peluang penguatan bagi IHSG untuk membentuk bagian dari wave [iii] ke rentang 8.200–8.246. “Namun IHSG masih rawan terkoreksi paling tidak untuk menguji…

Rupiah Tertekan Lagi? Cek Proyeksi Kurs Jumat Ini!

Muamalat.co.id JAKARTA. Kurs rupiah melanjutkan tren pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis (25/9/2025). Mengacu data Bloomberg, pada perdagangan Kamis (25/9/2025), rupiah spot ditutup melemah 0,39% ke posisi Rp 16.749 per dolar AS. Sementara itu mengacu Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah ditutup melemah 0,43% ke level Rp 16.752 per dolar AS. Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi mencermati, pelemahan rupiah terjadi seiring dolar…

INKP Terbitkan Obligasi Rp 5,26T: Sahamnya Layak Beli?

Muamalat.co.id JAKARTA. PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) akan menawarkan obligasi dan sukuk senilai Rp 5,26 triliun. Analis menilai, upaya ini bisa menjadi katalis positif bagi kinerja keuangan emiten kertas tersebut. INKP akan menawarkan tiga surat utang berbeda. Pertama, ada Obligasi Berkelanjutan V Indah Kiat Pulp and Paper Tahap V Tahun 2025 dengan jumlah pokok Rp 3,94 triliun. Obligasi ini terbagi menjadi dua seri. Seri A bertenor…

Short Selling Ditunda BEI: Dampaknya Bagi Investor RI?

Muamalat.co.id – JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) menunda implementasi fasilitas pembiayaan dan pelaksanaan transaksi Short Selling oleh Perusahaan Efek sampai dengan tanggal 17 Maret 2026. Awalnya, BEI menunda implementasi short selling sampai dengan tanggal 26 September 2025. Namun pelaksanaan short selling ini akhirnya ditunda hingga 17 Maret 2026. Pengamat pasar modal sekaligus Direktur Avere Investama Teguh Hidayat mengatakan bahwa…

Saham BLTZ, SMLE, PUDP, INDX Dihentikan BEI! Rekomendasi Analis?

Muamalat.co.id – JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan suspensi atau penghentian sementara perdagangan saham PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ), PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE), PT Pudjiadi Prestige Tbk (PUDP), PT Tanah Laut Tbk (INDX) mulai perdagangan sesi I hari ini, Kamis (25/9/2025). Hal itu sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham BLTZ, SMLE, PUDP, dan INDX dalam rangka cooling down…

ExxonMobil Indonesia Dilepas? Tanggapan Resmi Chandra Daya Investasi

Muamalat.co.id JAKARTA. PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) membantah wacana rencana akuisisi terhadap ExxonMobil Indonesia. Pada hari ini (25/9/2025), beredar kabar CDIA akan mengakuisisi ExxonMobil Indonesia. Merly, Director Corporate Affairs CDI Group, menegaskan bahwa isu tersebut tidak benar. Dia pun menekankan bahwa seluruh informasi material terkait kegiatan usaha, aksi korporasi, maupun kerja sama strategis akan selalu disampaikan…

BI Rate Turun! Kredit Multiguna Makin Murah, Ambil Sekarang!

Muamalat.co.id JAKARTA. Langkah Bank Indonesia (BI) yang meloggarkan kebijakan moneter membuka peluang membantu sektor perbankan. Terutama, bank-bank dengan skala lebih kecil dan memiliki eksposur ke kredit multiguna. Seperti diketahui, BI telah menurunkan suku bunga acuan sebanyak lima kali sepanjang 2025. Terbaru, pada periode September 2025, BI memangkas suku bunga acuan BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) ke 4,75%. Analis NH Korindo…