Ringkasan Berita:
- Media sosial diramaikan narasi yang mengklaim Menteri Keuangan Purbaya menemukan simpanan uang triliunan rupiah milik Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Bank China
- Kemenkeu RI secara resmi membantah informasi itu melalui akun media sosialnya
- Narasi hoaks bermula dari video TikTok dengan visual sensasional dan kolase foto tokoh nasional, tanpa disertai sumber resmi
Muamalat.co.id Jagat media sosial kembali diguncang kabar sensasional. Sebuah narasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menemukan data simpanan uang bernilai triliunan rupiah milik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, di Bank China, mendadak viral dan menyedot perhatian publik.
Informasi tersebut menyebar cepat, memicu spekulasi liar dan perdebatan di ruang digital.
Namun di tengah riuhnya isu yang berkembang, pemerintah bergerak cepat untuk meluruskan kabar yang dinilai menyesatkan tersebut.
Kementerian Keuangan Tegas Membantah
Menanggapi narasi yang beredar luas, Kementerian Keuangan Republik Indonesia secara tegas menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar.
Bantahan resmi disampaikan langsung melalui akun media sosial Kemenkeu pada Rabu (14/1/2026).
Lewat unggahan di platform X, Kemenkeu menekankan bahwa klaim mengenai Purbaya Yudhi Sadewa yang disebut menemukan data simpanan uang Joko Widodo di Bank China adalah informasi palsu dan tidak berdasar.
Kemenkeu juga mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dan kritis terhadap berbagai kabar yang mengatasnamakan pejabat negara, terlebih jika narasi yang disampaikan bersifat provokatif dan tidak disertai sumber resmi.
Pernyataan Resmi: Dinyatakan Hoaks
Dalam pernyataan resminya, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kementerian Keuangan secara eksplisit membantah kabar tersebut.
“Berita yang menyatakan bahwa Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menemukan data uang Jokowi ribuan triliun di bank Cina adalah tidak benar atau HOAKS.” tulis PPID Kementerian Keuangan.
Pernyataan ini sekaligus menegaskan bahwa tidak ada temuan maupun data resmi seperti yang diklaim dalam narasi yang beredar di media sosial.
Berawal dari Video TikTok yang Viral
Diketahui, isu tersebut pertama kali mencuat dari platform TikTok.
Sebuah akun mengunggah video yang menampilkan kolase foto Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Presiden Joko Widodo, Iriana Joko Widodo, serta Gibran Rakabuming Raka.
Video tersebut dilengkapi latar belakang visual berupa tumpukan uang sitaan yang identik dengan hasil operasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sehingga memperkuat kesan seolah-olah narasi yang disampaikan memiliki dasar hukum atau fakta.
Dalam narasinya, akun tersebut mengklaim adanya indikasi aliran dana lintas negara yang tidak wajar selama masa kepemimpinan Joko Widodo, tanpa menyertakan bukti valid maupun rujukan resmi.
Imbauan untuk Masyarakat: Waspada Informasi Menyesatkan
Kementerian Keuangan pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
Terlebih, kabar yang disebarkan dengan visual sensasional dan narasi bombastis berpotensi menyesatkan opini publik.
Pemerintah meminta masyarakat untuk selalu mengandalkan sumber resmi dan klarifikasi dari instansi berwenang, serta tidak ikut menyebarkan konten yang berpotensi merupakan berita bohong.
Di tengah derasnya arus informasi digital, kehati-hatian menjadi kunci agar ruang publik tidak dipenuhi kabar palsu yang dapat menimbulkan kegaduhan dan merusak kepercayaan.
***
(TribunTrends/Sebagian artikel diolah dari TribunVideo)
Jangan lewatkan berita-berita TribunTrends.com tak kalah menarik lainnya di Google News, Threads, dan Facebook