
jpnn.com, JAKARTA – Komedian kondang Marshel Widianto akhirnya membuka suara terkait keretakan rumah tangganya. Ia membenarkan kabar yang beredar bahwa dirinya dan sang istri, Cesen eks JKT48, sempat terlibat pertengkaran hebat beberapa waktu lalu. Pengakuan jujur ini disampaikannya saat menjadi bintang tamu di acara Brownis Trans TV belum lama ini, menarik perhatian publik yang penasaran.
Secara terang-terangan, komika berusia 28 tahun tersebut mengakui, “Benar, kemarin (sempat bertengkar).” Namun, ia dengan cepat memberikan kabar baik bahwa badai dalam rumah tangganya telah berlalu. Marshel Widianto menegaskan bahwa ia dan Cesen kini telah berbaikan dan kembali harmonis seperti sedia kala.
Proses mediasi menjadi kunci perdamaian pasangan ini. Setelah melewati diskusi yang mendalam, Marshel dan Cesen berhasil mencapai titik temu dan bersepakat untuk kembali membangun kebersamaan. “Sekarang baik-baik saja, sudah ngobrol,” ungkap pemain film Laundry Show itu, menggambarkan kelegaan yang dirasakannya.
Bagi Marshel Widianto, insiden cekcok dengan Cesen eks JKT48 ini bukanlah akhir, melainkan sebuah pelajaran berharga. Ia melihatnya sebagai momentum untuk introspeksi dan berjanji akan melakukan perubahan signifikan demi kebaikan hubungan mereka ke depannya. Komitmen utamanya adalah untuk lebih peka dan mendengarkan keluhan serta keinginan sang istri, demi menjaga keutuhan rumah tangga mereka.
“Harus berubah,” tegas Marshel Widianto menutup pernyataannya, menunjukkan keseriusan dan tekadnya untuk menjadi pribadi serta suami yang lebih baik. Pengakuan ini tidak hanya mengungkap dinamika rumah tangganya, tetapi juga mengirimkan pesan positif tentang pentingnya komunikasi, introspeksi, dan kemauan untuk berbenah dalam sebuah hubungan.
(ded/jpnn)
Ringkasan
Komedian Marshel Widianto membenarkan kabar pertengkarannya dengan sang istri, Cesen eks JKT48, yang sempat terjadi. Ia mengungkapkan bahwa mereka telah berbaikan dan kembali harmonis setelah melewati proses mediasi dan diskusi mendalam.
Marshel Widianto menjadikan insiden tersebut sebagai pelajaran berharga dan berjanji akan melakukan perubahan demi kebaikan hubungannya dengan Cesen. Ia berkomitmen untuk lebih peka dan mendengarkan keluhan sang istri, serta bertekad menjadi pribadi dan suami yang lebih baik.