ORI029 sepi peminat, ini strategi Kemenkeu untuk SBN ritel berikutnya
DJPPR berencana menyesuaikan jadwal penerbitan SBN Ritel 2026 untuk meningkatkan penyerapan pasar, setelah ORI029 sepi peminat akibat kurangnya SBN jatuh tempo.
DJPPR berencana menyesuaikan jadwal penerbitan SBN Ritel 2026 untuk meningkatkan penyerapan pasar, setelah ORI029 sepi peminat akibat kurangnya SBN jatuh tempo.
Kemenkeu targetkan penerbitan SBN Ritel 2026 Rp150-170 triliun dengan strategi fleksibel, siap tambah kuota jika permintaan tinggi, dorong edukasi keuangan.
Kemenkeu pastikan penerbitan surat utang jangka pendek 2026 efisien dan tak tambah utang, fokus pada pendalaman pasar dan manajemen kas.