Muamalat.co.id JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka melemah pada awal perdagangan hari ini. Selasa (13/1/2026), rupiah dibuka di level Rp 16.879 per dolar Amerika Serikat (AS).
Ini membuat rupiah melemah 0,14% dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp 16.855 per dolar AS. Alhasil, rupiah sudah melemah untuk sembilan hari berturut-turut.
Hingga pukul 09.00 WIB, pergerakan mata uang di Asia hampir seluruhnya melemah. Di mana, baht Thailand menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,41%.
Rekor Lagi, Harga Emas Antam Hari Ini (13/1) Naik Rp 21.000 ke Rp 2.652.000 Per Gram
Selanjutnya ada won Korea Selatan yang ambles 0,34% dan yen Jepang yang tertekan 0,22%. Disusul, dolar Taiwan yang terkoreksi 0,12%.
Berikutnya, peso Filipina dan dolar Singapura yang terapresiasi, masing-masing 0,06% dan 0,05%. Lalu ada yuan China yang tergelincir 0,04%.
Kemudian dolar Hongkong terlihat melemah tipis 0,02% terhadap the greenback.
Sementara itu, ringgit Malaysia menjadi satu-satunya mata uang yang menguat setelah naik 0,1% di pagi ini.