IHSG berpeluang lanjut menguat hari ini (14/4), cek strategi dan rekomendasi sahamnya

Muamalat.co.id – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini (14/4/2026). Sekedar mengingatkan, IHSG ditutup menguat 41,69 poin atau 0,56% ke 7.500,18 pada Senin (13/4/2026).

Analis BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda mengatakan, IHSG masih berpotensi melanjutkan penguatan, dengan kisaran support di 7.300 – 7.400 dan resistance di 7.585 – 7.700 pada perdagangan hari ini. 

Penguatan IHSG terjadi seiring mulai membaiknya aliran dana asing terutama ke saham-saham komoditas dan konglomerasi.

Laju penguatan IHSG sudah dimulai sejak akhir pekan lalu. Pada penutupan perdagangan Jumat (10/4/2026), IHSG melonjak 2,06% atau bertambah 150 poin ke level 7.458,49. Secara kumulatif, indeks acuan tersebut mencatat kenaikan signifikan sebesar 6,14% sepanjang sepekan terakhir.

18 Emiten Masuk Proses Delisting, BEI Wajibkan Skema Buyback Saham

Pemulihan IHSG secara beruntun ini terjadi meskipun pasar sebelumnya masih dibayangi aksi jual investor asing (net foreign sell) sekitar Rp 2,11 triliun. 

Namun, pada perdagangan terbaru, investor asing mulai mencatatkan net buy sekitar Rp 626 miliar yang menjadi sinyal awal kembalinya sentimen risk-on.

“Pelaku pasar tampak semakin resilient terhadap isu geopolitik karena ketidakpastian yang berulang membuat pasar cenderung lebih adaptif,” ujar Reza kepada Kontan, Senin (13/4/2026) malam.

Ia menjelaskan, sejumlah sentimen eksternal masih menjadi penekan, seperti belum tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran, serta meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah, termasuk serangan Israel ke Lebanon. 

Meski demikian, pasar dinilai tidak lagi terlalu reaktif terhadap isu-isu tersebut.

Dari dalam negeri, keputusan FTSE Russell yang tetap mempertahankan status Indonesia menjadi katalis positif bagi pasar, khususnya saham-saham konglomerasi yang belakangan menopang penguatan IHSG. 

Selain itu, pelaku pasar juga menantikan keputusan MSCI pada Mei mendatang terkait peningkatan transparansi dan tata kelola pasar modal oleh otoritas Indonesia.

Dengan mempertimbangkan berbagai sentimen tersebut, Reza memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan pada pekan ini, dengan area support di kisaran 7.300 – 7.400 dan resistance di rentang 7.585 – 7.700.

Sukses Ubah Rugi Jadi Laba, NIKL Bagi Dividen Simak Jadwal dan Besarannya

Untuk strategi, ia melihat aliran dana dan pergerakan harga cukup menarik pada saham-saham konglomerasi dan komoditas. Beberapa saham yang dinilai berpotensi antara lain BRMS, PTRO, CUAN, RAJA, dan RATU.

Menurutnya, saham-saham tersebut berpotensi mendapat sentimen positif dari kenaikan harga komoditas yang dipicu ketidakpastian geopolitik global. 

Strategi yang dapat diterapkan investor adalah buy on weakness di area support dengan tetap disiplin dalam manajemen risiko.

Leave a Comment