KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengumumkan bahwa peluncuran obligasi patriot, yang dikenal sebagai Patriot Bond, kini telah memasuki tahap siap. Instrumen investasi ini direncanakan untuk diterbitkan oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara, atau lebih dikenal sebagai Danantara.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi, menegaskan kesiapan proses penerbitan Patriot Bond. Meskipun demikian, ia belum dapat mengonfirmasi jadwal pasti peluncuran resmi obligasi ini kepada publik. “Saya belum tahu secara detail, tapi sudah siap,” ujar Inarno singkat saat dijumpai di Gedung BEI pada Jumat (17/10).
Sangat kontras dengan pernyataan OJK, Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada diskusi lebih lanjut antara BEI dengan pihak OJK terkait Patriot Bond. Ia juga belum bisa memastikan apakah obligasi ini akan diterbitkan melalui mekanisme pasar modal. “Belum (ada pembahasan), tidak ada kalau itu,” tegas Jeffrey, menimbulkan pertanyaan akan koordinasi antarlembaga.
Sebelumnya, dalam laporan Kontan, Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, telah mengindikasikan bahwa pihaknya sedang mendalami secara serius proposal Patriot Bond. Pernyataan ini disampaikan Mahendra kepada awak media di Jakarta pada Jumat (10/10), menekankan pentingnya studi mendalam sebelum melangkah lebih jauh.
Lebih lanjut, Mahendra menjelaskan bahwa OJK terus berdiskusi intensif dengan Danantara, selaku pihak yang mengajukan izin registrasi penerbitan Patriot Bond. Ia menjamin bahwa seluruh proses pengajuan dilakukan dengan prinsip prudent dan good governance, memastikan semua persyaratan terpenuhi sesuai regulasi yang berlaku. “Kami melakukan diskusi dengan pihak Danantara dan nanti tentu proses yang dilakukan adalah secara prudent secara governance yang baik, sehingga juga seluruh persyaratan-persyaratan penuhi sesuai dengan kebutuhan yang berlaku. Sehingga kami pada gilirannya bisa memfasilitasi penerbitan dari Patriot Bond itu dengan sebaik-baiknya,” pungkas Mahendra, menegaskan komitmen OJK dalam memfasilitasi instrumen investasi ini secara optimal.
IHSG Merosot 2,57% ke 7.915, Top Losers LQ45: ADMR, SCMA dan MBMA, Jumat (17/10)
Menkeu Purbaya Sebut Sistem Pendeteksi Keuangan KSSK Sudah Tak Valid
Ringkasan
OJK menyatakan bahwa Patriot Bond, yang akan diterbitkan oleh Danantara, telah memasuki tahap siap penerbitan. Meskipun demikian, OJK belum dapat memberikan jadwal pasti peluncurannya. Pernyataan ini berbeda dengan BEI yang menyatakan belum ada pembahasan lebih lanjut terkait penerbitan obligasi ini melalui pasar modal.
Sebelumnya, Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, menyatakan bahwa OJK sedang mendalami proposal Patriot Bond dan berdiskusi intensif dengan Danantara. OJK menjamin proses pengajuan dilakukan secara prudent dan dengan good governance untuk memastikan pemenuhan seluruh persyaratan sesuai regulasi yang berlaku.