Cek saham net sell terbesar asing saat IHSG kembali melonjak kemarin, Selasa (6/1)

Muamalat.co.id  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencetak rekor tertinggi, melanjutkan tren kenaikan sehari sebelumnya. 

Pada penutupan perdagangan Selasa (6/1/2026), IHSG naik 0,84% atau 74,41 poin ke level 8.933,60, menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI).

Mayoritas sektor di bursa tercatat menguat, dengan 10 dari 11 indeks sektoral menghijau. Sektor barang baku mencatat kenaikan tertinggi sebesar 3,35%, diikuti perindustrian 2,14%, energi 1,62%, teknologi 1,57%, serta properti dan real estate 1,34%.

Ada BBRI & BBCA, Cek Saham Net Sell Terbesar Asing di Hari Perdana Perdagangan 2026

Sektor lainnya juga menunjukkan penguatan, antara lain infrastruktur 0,86%, barang konsumer primer 0,73%, keuangan 0,66%, barang konsumer non-primer 0,22%, dan kesehatan 0,17%. Sektor transportasi menjadi satu-satunya yang turun 0,89%.

Volume perdagangan saham di BEI pada hari yang sama tercatat mencapai 67,58 miliar unit saham dengan nilai transaksi Rp 33,90 triliun. Dari total saham yang diperdagangkan, 428 saham menguat, 256 melemah, dan 127 stagnan.

Kenaikan IHSG juga didorong aksi net buy investor asing sebesar Rp 590,94 miliar di seluruh pasar. Dalam sepekan terakhir, akumulasi net buy asing telah mencapai Rp 4,48 triliun, menunjukkan minat kuat investor asing terhadap pasar saham Indonesia.

IHSG Melonjak 1,27% ke 8.859, Cek Saham Net Buy Terbesar Asing di Awal Pekan 2026

Namun di tengah lonjakan IHSG, asing mencatatkan net sell terbesar pada sejumlah saham ini kemarin.

Berikut 10 saham net sell terbesar asing pada Selasa:

1. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 509,26 miliar

2. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI ) Rp 405,96 miliar

3. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) Rp 102,15 miliar

4. PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO) Rp 52,81 miliar

5. PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) Rp 21,83 miliar

6. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) Rp 21,83 miliar

7. PT Soechi Lines Tbk (SOCI) Rp 15,55 miliar

8. PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) Rp 15,44 miliar

9. PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) Rp 12,85 miliar

10. PT Timah Tbk (TINS) Rp 11,59 miliar

  BUMI Chart by TradingView

Leave a Comment