Breaking news! The Fed pangkas suku bunga ketiga kalinya jadi 3,50%-3,75% Desember 2025
The Fed pangkas suku bunga jadi 3,50%-3,75% pada Desember 2025, langkah ketiga berturut-turut pada tahun ini.
The Fed pangkas suku bunga jadi 3,50%-3,75% pada Desember 2025, langkah ketiga berturut-turut pada tahun ini.
Harga emas turun 0,2% jelang rapat The Fed, dengan pasar menanti sinyal suku bunga. Emas diprediksi bisa mencapai US$5.000 per troy ounce di 2026.
Harga emas dunia naik akibat spekulasi Trump menunjuk Kevin Hassett sebagai Ketua The Fed, menggantikan Jerome Powell. Ketegangan geopolitik turut mempengaruhi.
Pengunduran diri anggota Dewan Gubernur The Fed Adriana Kugler terungkap dalam dokumen yang dirilis oleh Office of Government Ethics (OGE) akhir pekan lalu.
JPMorgan dan Bank of America memprediksi The Fed akan menghentikan kebijakan pengetatan neraca pada Oktober 2025, lebih cepat dari perkiraan sebelumnya.
The Fed menaikkan suku bunga efektif menjadi 4,11% untuk ketiga kalinya dalam sebulan, mencerminkan tekanan pasar pendanaan dan potensi dampak luas pada pasar uang.
IHSG ditutup menguat ke 8.051,11 pada 19 September 2025, dengan saham BRMS, BRPT, dan BBCA melaju. Kapitalisasi pasar naik ke Rp14.661 triliun.
Ketua The Fed, Jerome Powell, menegaskan tidak ada dukungan untuk pemangkasan suku bunga 0,5%, memilih penurunan moderat 0,25% untuk menjaga stabilitas ekonomi.
Wall Street melemah jelang pengumuman The Fed soal suku bunga. Dow Jones turun 0,27%, S&P 500 turun 0,13%, dan Nasdaq turun 0,07% pada 16/9/2025.
Inflasi produsen AS turun pada Agustus 2025, memperkuat prospek pemangkasan suku bunga oleh The Fed pekan depan untuk meredam perlambatan ekonomi.