Saham pasar negara berkembang melaju awal 2026, terdorong saham berbasis AI
Saham pasar negara berkembang menguat awal 2026, didorong oleh saham berbasis AI dan peran Asia dalam AI, mencapai level tertinggi sejak 2021.
Saham pasar negara berkembang menguat awal 2026, didorong oleh saham berbasis AI dan peran Asia dalam AI, mencapai level tertinggi sejak 2021.
IHSG diproyeksikan tetap menguat jelang penutupan 2025, didorong oleh window dressing, sentimen global, serta ekspektasi suku bunga The Fed.
Harga emas mencapai US$4.000 per troy ounce didorong sejumlah faktor seperti karena ketidakpastian fiskal AS hingga kebijakan The Fed.
IHSG diproyeksi bertahan di atas 8.000 pada Q4 2025 meski ada depresiasi rupiah Muamalat.co.id sell asing. JP Morgan revisi target IHSG ke 8.600 dengan potensi arus modal asing.
Ketua The Fed, Jerome Powell, menegaskan tidak ada dukungan untuk pemangkasan suku bunga 0,5%, memilih penurunan moderat 0,25% untuk menjaga stabilitas ekonomi.
Donald Trump memilih Kevin Hassett, Christopher Waller, dan Kevin Warsh sebagai kandidat Ketua The Fed pengganti Jerome Powell.
Investor asing menjual saham BBCA senilai Rp4,29 triliun dalam sepekan akibat September Effect, yang dikenal memicu volatilitas pasar saham.
Investor asing Muamalat.co.id sell Rp4,18 triliun pada 1-4 September 2025, menekan saham big cap dan menambah volatilitas IHSG di tengah September Effect.
Wall Street pekan depan akan diuji oleh rilis data inflasi AS. Investor khawatir koreksi pasar setelah reli panjang, dengan CPI Juli sebagai pemicu volatilitas.