Kejatuhan pasar saham picu net sell asing di obligasi RI Rp3,3 triliun lebih

Muamalat.co.id , JAKARTA — Investor asing terpantau juga menjual kepemilikannya di instrumen obligasi pemerintah atau surat utang negara (SUN) menyusul kejatuhan pasar saham pekan lalu.

Berdasarkan data DJPPR Kemenkeu, investor nonresiden membukukan jual bersih senilai Rp3,3 triliun pada Rabu (28/1/2026) dan masih membukukan net sell lagi pada Kamis (29/1/2026) senilai Rp8 miliar.

Adapun, arus keluar asing (foreign capital outflow) di apsar obligasi RI ini merupakan yang terbesar selama dua hari berturut-turut sejak Oktober 2025. Aksi jual tersebut pun membuat nilai jual bersih di surat utang negara sejak awal tahun mencapai Rp8 miliar.

Sentimen di pasar obligasi makin suram menyusul investor asing yang melepas saham-saham Indonesia. Kejatuhan pasar saham ini menjadi yang terparah sejak Krisis Keuangan Asia 1998 yang dipicu oleh peringatan MSCI soal transparansi pasar. 

: IHSG Ambrol Imbas MSCI, Kemenkeu Ungkap Peluang Investor Lari ke SBN

Penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) pekan lalu mengumumkan kebijakan interim berupa pembekuan atau freeze rebalancing indeks untuk saham asal Indonesia pada periode Februari 2026.

Hal itu pun memicu kejatuhan pasar saham dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang anjlok 6,84% menjadi 8.329 pekan lalu pada periode 23-30 Januari 2026. Terpantau aksi jual asing di lantai bursa mencapai Rp13,92 triliun dalam sepekan.

Adapun, sentimen di pasar obligasi Indonesia sebenarnya sudah hambar sebelumnya akibat kekhawatiran terhadap arah belanja pemerintah dan independensi bank sentral. Hal itu makin diperparah dengan penunjukan seorang kerabat Presiden Prabowo Subianto sebagai wakil gubernur Bank Indonesia.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Leave a Comment