Minat Meningkat, Transaksi Kripto Investor Institusi di Tokocrypto Capai Hampir 50%

Muamalat.co.id – JAKARTA. Transaksi investor institusi di pasar kripto dinilai terus mengalami perkembangan. Pertumbuhan ini menegaskan posisi kripto sebagai aset digital sebagai instrumen diversifikasi yang semakin diminati investor institusional. Calvin Kizana CEO Tokocrypto, menyampaikan bahwa hingga saat ini transaksi investor institusional dan VIP di Tokocrypto bahkan sudah hampir 50%. Ke depan, dia membidik dominasi investor institusional…

Buyback Saham Perbankan Pelat Merah Dinilai Jadi Sinyal Positif bagi Pasar

Muamalat.co.id JAKARTA. Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKB, Anggia Ermarini, menilai rencana pembelian kembali saham (buyback) oleh bank-bank Himbara, termasuk Bank Mandiri, berpotensi menjadi sinyal kebangkitan perbankan pelat merah dan memberi dorongan positif bagi pasar modal. Ia menjelaskan bahwa saham perbankan dalam beberapa waktu terakhir berada di bawah tekanan akibat dinamika makroekonomi, baik di tingkat nasional maupun global….

IHSG Cetak All Time High Lagi, Ditutup Menguat 0,94% ke 8.602 pada Rabu (26/11/2025)

Muamalat.co.id JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 80,25 poin atau 0,94% ke level 8.602,13 pada akhir perdagangan Rabu (26/11/2025). Ini adalah rekor tertinggi IHSG sepanjang masa alias all time high. Sebanyak 293 saham naik, 365 saham turun dan 149 saham stagnan. Sembilan indeks sektoral menguat, mengikuti kenaikan IHSG. Sedangkan dua indeks sektoral lainnya masuk zona merah. Indeks sektoral dengan kenaikan terbesar…

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 16.664 Per Dolar AS pada Hari Ini (26/11)

Muamalat.co.id JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot terus tertekan hingga penutupan perdagangan hari ini. Rabu (26/11/2025), rupiah ditutup di level Rp 16.664 per dolar Amerika Serikat (AS). Ini membuat rupiah melemah 0,04% dibanding penutupan hari sebelumnya ke level Rp 16.657 per dolar AS. Hingga pukul 15.00 WIB, pergerakan mata uang di Asia bervariasi. Di mana, yen Jepang dan won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam…

Borong Dua Juta Saham, Morris Capital Tambah Kepemilikan di PIPA

Muamalat.co.id JAKARTA. PT Morris Capital Indonesia memperkuat posisinya sebagai pemegang saham utama di PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA). Morris Capital Indonesia berencana untuk menyuntik modal kepada PIPA. Berdasarkan laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Direktur Utama Morris Capital Indonesia Noprian Fadli menyampaikan pihaknya telah melakukan pembelian saham PIPA pada 24 November 2025. Dia menjelaskan pada 24 November 2025,…

KPK Lelang Barang Rampasan Koruptor Total Rp200 miliar, Ada Emas Antam hingga Tas Branded

KPK lelang 176 barang rampasan koruptor senilai Rp289 miliar, termasuk mobil dan tas branded, pada 2 Desember 2025 di 22 KPKNL.

IPO Superbank (SUPA), 8.000 Nasabah Dapat Penjatahan Pasti

Superbank menawarkan penjatahan pasti IPO SUPA bagi 8.000 nasabah yang membuka saku baru di aplikasi dan rekening efek di Trimegah Sekuritas hingga 27 Nov 2025.

IHSG Naik 0,42% ke 8.557 Sesi I Rabu (26/11): Saham BUMI, EXCL, DSSA Jadi Top Gainers

Muamalat.co.id JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat pada perdagangan sesi pagi Rabu (26/11/2025), sejalan dengan penguatan bursa Asia yang terdorong ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve pada Desember. Mengutip data RTI, IHSG pada sesi I naik 0,42% atau 35,504 poin ke level 8.557,387. Sebanyak 262 saham menguat, 368 saham melemah, dan 174 saham stagnan. Baca Juga: Rupiah Berbalik Melemah ke Rp 16.669 Per…

PTPP Buka Suara Soal Penahanan Divisi EPC oleh KPK

Muamalat.co.id JAKARTA. PT PP Tbk (PTPP) menyampaikan klarifikasi resmi menanggapi pemberitaan mengenai penahanan dua individu oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang saat ini sedang menjalani proses hukum terkait dugaan kasus yang terjadi pada periode 2022–2023. Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo mengatakan, pemeriksaan atas dugaan penyimpangan tersebut telah dilakukan sejak Desember 2024 dan kini memasuki tahap lanjutan di KPK….

Diagnos Lab (DGNS) Optimistis Kinerja Membaik di 2026, Ini Strateginya

Muamalat.co.id JAKARTA. PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS) menyiapkan strategi agresif untuk memperbaiki kinerja keuangan. Hal itu dilakukan setelah DGNS masih cetak bersih Rp 2,7 miliar per kuartal III-2025. Realisasi tersebut sebenarnya sudah turun sekitar 4% secara tahunan (yoy). Direktur Utama Diagnose Fergus Richard mengatakan, perusahaan menargetkan pemulihan profitabilitas pada 2026 lewat efisiensi biaya, perluasan jaringan layanan,…