Indeks Bisnis-27 dibuka melemah, saham INCO, AMRT, hingga JPFA turun ke zona merah
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah pada 26 Mei 2026, dipimpin oleh penurunan saham INCO, AMRT, dan JPFA. Indeks bergerak di kisaran 442,17-444,02.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah pada 26 Mei 2026, dipimpin oleh penurunan saham INCO, AMRT, dan JPFA. Indeks bergerak di kisaran 442,17-444,02.
Prajogo Pangestu menjual 1 miliar saham CUAN senilai Rp1,03 triliun untuk meningkatkan free float, menyebabkan saham turun 10,05% ke Rp850 per saham.
Menko Airlangga dorong IPO 2026 untuk penuhi pembiayaan nasional yang meningkat, dengan target Rp7.400 triliun. Pasar modal jadi mesin penarik dana.
IHSG turun 6,61% dalam sepekan, menghapus Rp899 triliun market cap. Meski volume transaksi naik, nilai transaksi harian turun.
Bursa Efek Indonesia mengumumkan perubahan Indeks Bisnis-27 berlaku Mei-Oktober 2026, dengan saham baru AKRA, BRMS, ICBP, MBMA, PGAS, TAPG.
Tekanan dari sentimen MSCI dan pelemahan rupiah mendorong koreksi terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Lesunya aktivitas IPO mendorong maraknya pergantian pemegang saham pengendali dan praktik backdoor listing sebagai jalur alternatif masuk bursa.
Bank OCBC NISP akan membagikan dividen Rp1,03 triliun pada 4 Mei 2026. Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 17 April, dan di pasar tunai pada 21 April.
Setelah IPO WBSA, 13 emiten dari sektor finansial hingga energi siap melantai di BEI pada 2026, dengan target maksimal Juni.
IHSG naik 4,42% didorong pengumuman FTSE dan gencatan senjata AS-Iran, meski ketidakpastian global masih membayangi. Reformasi pasar modal Indonesia terus berjalan.