Panca Budi (PBID) putuskan bagi dividen Rp397,50 miliar
PT Panca Budi Idaman Tbk. (PBID) membagikan dividen Rp397,50 miliar dari laba bersih 2025 sebesar Rp400,58 miliar, setara Rp53 per saham.
PT Panca Budi Idaman Tbk. (PBID) membagikan dividen Rp397,50 miliar dari laba bersih 2025 sebesar Rp400,58 miliar, setara Rp53 per saham.
Bank OCBC NISP akan membagikan dividen Rp1,03 triliun pada 4 Mei 2026. Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 17 April, dan di pasar tunai pada 21 April.
PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) membagikan dividen Rp1,1 triliun di tengah ekspansi global, dengan pertumbuhan ekspor 31% di 2025.
Bank Mandiri (BMRI) akan mengadakan RUPST pada 29 April 2026 untuk membahas penggunaan laba bersih 2025, termasuk pembagian dividen & agenda strategis lainnya.
JSI Sinergi Mas mengakuisisi 51% saham Leyand International (LAPD) untuk memperkuat posisinya di sektor batu bara dan mineral.
Bank Mandiri membuka opsi dividen interim, namun belum ada rencana spesifik. Keputusan final dividen bergantung pada RUPS dan mempertimbangkan kesehatan modal.
Bank Jatim (BJTM) menyetor modal Rp100 miliar untuk menjadi pemegang saham baru dan pengendali kedua di Bank NTT.