IHSG longsor 6,61%, market cap Rp899 triliun lenyap dalam sepekan
IHSG turun 6,61% dalam sepekan, menghapus Rp899 triliun market cap. Meski volume transaksi naik, nilai transaksi harian turun.
IHSG turun 6,61% dalam sepekan, menghapus Rp899 triliun market cap. Meski volume transaksi naik, nilai transaksi harian turun.
Nilai transaksi saham di OJK Malang mencapai Rp5,78 triliun pada Februari 2026, naik 112,04% yoy. Investor tumbuh 45,76% dengan 441.454 SID.
IHSG melemah 6,94% dalam sepekan hingga 30 Januari 2026, dengan kapitalisasi pasar menguap Rp1.198 triliun akibat sentimen MSCI dan volatilitas tinggi.
Nilai transaksi saham di Malang naik 151,79% yoy pada November 2025, didorong oleh peningkatan jumlah investor dan sentimen positif pasar.
Investor pasar modal memiliki waktu lima tahun untuk klaim saham tidak bertuan sesuai POJK 9/2025. KSEI dan OJK memfasilitasi proses dematerialisasi.
OJK optimis tren IPO dan rights issue akan meningkat pada 2026 didukung ekonomi stabil dan likuiditas membaik, dengan target dana pasar modal melebihi Rp220 triliun.
Menteri Keuangan Purbaya janji insentif pasar modal jika praktik saham gorengan diberantas. OJK dan BEI bentuk satgas untuk penegakan hukum.
OJK dan BEI membentuk satgas dengan Kemenkeu untuk memberantas saham gorengan, meningkatkan keamanan dan transparansi pasar modal.
Investor lokal di Indonesia tumbuh pesat, mencapai 19,15 juta SID hingga Oktober 2025, mendukung IHSG naik 15,31% meski Muamalat.co.id sell asing Rp41,78 triliun.
IHSG naik 0,47% pekan ini meski investor Muamalat.co.id sell Rp4,17 triliun. Kapitalisasi pasar BEI naik 0,20% jadi Rp14.211 triliun.