Wall Street Berdarah! S&P 500 & Nasdaq Terjun Bebas, Saham Teknologi Biang Kerok?

Muamalat.co.id Indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite dibuka turun pada perdagangan Selasa (11/11/2025), seiring kembalinya kekhawatiran pasar terhadap valuasi tinggi saham-saham teknologi. Sementara investor juga memantau perkembangan menuju berakhirnya penutupan pemerintahan (government shutdown) terpanjang dalam sejarah Amerika Serikat. Melansir Reuters, Dow Jones Industrial Average dibuka naik tipis 15,9 poin (0,03%) ke posisi 47.384,51….

Dividen Interim Menggiurkan? Awas Dividen Trap Mengintai!

Muamalat.co.id JAKARTA. Setelah musim rilis laporan keuangan kuartal III-2025 usai, musim pembagian dividen interim pun dimulai. Beberapa emiten sudah mulai ramai pengumuman jadwal pembagian dividen interim dari tahun buku 2025. Teranyar, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) mengumumkan akan membagikan dividen interim sebesar Rp 305,73 miliar. Anak usahanya, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) juga akan membagikan dividen interim 571,20 miliar….

September Naik! BI Optimis Penjualan Ritel Oktober Lebih Tinggi

Jakarta, IDN Times – Bank Indonesia (BI) melaporkan kinerja penjualan eceran pada September 2025 tumbuh secara tahunan, meski terkontraksi secara bulanan. Indeks Penjualan Riil (IPR) per September tercatat 218,3, atau tumbuh 3,7 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan 3,5 persen (yoy) pada Agustus 2025. Secara bulanan, penjualan eceran tercatat kon…

Prospek MDKA, MBMA, EMAS Q3 2025: Analisis Kinerja & Peluang Investasi

Muamalat.co.id JAKARTA. Kinerja emiten-emiten Grup Merdeka tampak belum begitu optimal. Walau begitu, langkah ekspansi yang agresif diyakini akan berdampak positif bagi kelangsungan usaha Grup Merdeka secara jangka panjang. Mengacu keterangan tertulis, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) membukukan penurunan pendapatan belum diaudit sebesar 22% year on year (yoy) menjadi US$ 1,29 miliar hingga kuartal III-2025. Hasil ini dipengaruhi oleh pelemahan…

Saham AI Bikin S&P 500 & Nasdaq Terjun Bebas! Kenapa?

Muamalat.co.id Indeks S&P 500 dan Nasdaq melemah pada perdagangan Selasa (11/11/2025) seiring munculnya kembali kekhawatiran terkait valuasi tinggi saham teknologi dan kecerdasan buatan (AI). Pasar juga mencermati perkembangan pembahasan akhir untuk mengakhiri penutupan pemerintahan (government shutdown) terpanjang dalam sejarah AS. Melansir Reuters, pukul 09.37 waktu setempat, Dow Jones Industrial Average naik 72,81 poin (0,16%) ke level…

Rabu Kelabu? IHSG Melemah Terbatas, Cek Rekomendasi Saham Ini!

Muamalat.co.id JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 0,29% ke level 8.366,52 pada Selasa (11/11/2025). Pelemahan IHSG ini sejalan dengan aksi ambil untung investor. VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia Oktavianus Audi mengatakan pergerakan IHSG sepanjang hari berlangsung fluktuatif dengan kecenderungan melemah di sesi akhir perdagangan. Ia memperkirakan pada perdagangan Rabu (12/11/2025), IHSG masih berpotensi melemah…

Rupiah Besok: Prediksi Akurat 12 November 2025! Siap Trading?

Muamalat.co.id JAKARTA. Tren penguatan rupiah selama tiga hari beruntun terhenti pada perdagangan Selasa (11/11/2025). Mengutip data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup melemah 0,24% ke level Rp 16.694 per dolar AS, dibanding posisi Senin (10/11) di Rp 16.654 per dolar AS. Senada, nilai tukar rupiah berdasarkan kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) juga melemah 0,19% ke posisi Rp 16.698 per dolar AS, dari…

Unitlink Saham: Return Tertinggi! Investasi Terbaik September 2025?

Muamalat.co.id JAKARTA. Return atau imbal hasil unitlink berbasis saham melanjutkan pertumbuhannya hingga September 2025. Berdasarkan data Infovesta hingga September 2025, rata-rata return unitlink berbasis saham mencapai sebesar 9,64% secara year to date (ytd). Adapun hingga Agustus 2025 lalu, unitlink saham juga mencatat pertumbuhan tertinggi, yakni sebesar 5,8% ytd. Pertumbuhan diikuti oleh unitlink berbasis campuran yang mencatat imbal hasil…

Reksadana Makin Kinclong! Dana Kelolaan Tembus Rp 621 Triliun di Oktober 2025

Muamalat.co.id – JAKARTA. Industri reksadana mencatat pertumbuhan positif hingga Oktober 2025. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), total dana kelolaan reksadana (Net Asset Value/NAV) mencapai Rp 621,67 triliun per Oktober 2025, naik 6,96% dibanding posisi September 2025 yang sebesar Rp 581,17 triliun. Secara year to date (ytd), kenaikan mencapai 23,61% dari posisi akhir Desember 2024 senilai Rp 502,92 triliun. Dari total dana kelolaan…