Rupiah Menguat Awal Pekan Ini? Cek Prediksi & Faktornya

Muamalat.co.id – JAKARTA. Kurs rupiah diproyeksi kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (27/10/2025). Sekedar mengingatkan, berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot menguat 0,16% secara harian ke Rp 16.602 per dolar AS pada Jumat (24/10). Adapun mengacu Jisdor Bank Indonesia (BI) rupiah menguat 0,09% secara harian ke level Rp 16.630 per dolar AS. Baca Juga: Rupiah Bergerak Fluktuatif, Investor Tunggu…

Investasi Infrastruktur: Emiten Potensial & Rekomendasi Akhir Tahun

Muamalat.co.id – JAKARTA. Kinerja emiten sektor infrastruktur diperkirakan masih bakal kuat menjelang pergantian tahun. Sekedar mengingatkan, per 24 Oktober 2025, IDX Infrastructure (IDXINFRA) sudah naik 30,82% sejak awal tahun alias year to date (YTD). Fundamental Analyst BRI Danareksa Sekuritas Abida Massi Armand melihat, peningkatan kinerja IDXINFRA dipicu oleh euforia investor terhadap saham-saham Utilitas Energi Baru dan Terbarukan (EBT)….

Pemula Wajib Tahu: 4 Langkah Analisis Saham Anti Boncos

Berinvestasi saham kerap dijadikan sebagai cara paling efektif untuk bisa menumbuhkan kekayaan dalam jangka panjang. Namun, memahami bagaimana menganalisis saham tentu merupakan kunci utama agar tidak sampai salah dalam mengambil langkah yang tepat. Banyak pemula mungkin cenderung tergesa-gesa dalam membeli saham hanya karena ikut-ikutan tren atau …

Kemenkeu & OJK Bersatu! Benahi Pasar Modal, Investor Siap Untung?

Muamalat.co.id JAKARTA. Self-Regulatory Organization (SRO) yang terdiri dari Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia akan bergabung menjadi Tim Pembenahan Pasar Modal. Pembentukan Tim Pembenahan Pasar Modal ini merupakan hasil kesepakatan antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk membenahi persoalan yang ada di pasar modal Indonesia….

Rekomendasi Saham Ritel 2024: Analisis MIDI, ACES, MAPA, MAPI

Muamalat.co.id – JAKARTA. Emiten sektor ritel membukukan kinerja beragam pada semester I 2025 silam. Sampai saat ini,emiten ritel belum ada yang merilis kinerja kuartal III 2025. Namun, perubahan perilaku konsumen diperkirakan menjadi salah satu faktor penentu kinerja emiten sektor ritel. Nah,berikut rekomendasi saham emiten sektor ritel dari sejumlah analis. Simak ulasan lengkapnya berikut: 1. PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) Proyeksi belanja…

IPO Akhir Tahun: 13 Emiten Siap Melantai, Investor Tertarik?

Bursa Efek Indonesia mencatat 13 calon emiten dalam pipeline IPO 2025. Minat investor tinggi, dipengaruhi stabilitas makro dan kekuatan konglomerasi.

Menilik Potensi Gelaran IPO di Sisa 2025, Bakal Ramai atau Sepi?

Muamalat.co.id JAKARTA. Menjelang akhir tahun, aksi penawaran umum saham perdana alias Initial Public Offering (IPO) masih sepi. Sampai akhir Oktober 2025, baru ada satu perusahaan yang mengumumkan rencana IPO. Yakni, PT Pelayaran Jaya Hidup Baru. Di mana, calon emiten dengan kode saham PJHB ini berencana untuk menawarkan maksimal 480 juta saham atau setara dengan 25% dari modal ditempatkan dan disetor pasca IPO. Dalam masa penawaran awal alias…

Emiten Ramai-Ramai Gelar Buyback Saham, Mana yang Paling Menarik?

Muamalat.co.id JAKARTA. Mengawali kuartal IV-2025, sejumlah emiten mengumumkan rencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham di tengah pasar yang sedang bergerak fluktuatif. Adapun emiten yang merencanakan buyback saham. Di antaranya, PT Muamalat.co.id Tbk (BUKA), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Harum Energy Tbk (HRUM), PT Jaya Real Property Tbk (JRPT), PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA), PT Jembo Cable Company Tbk (JECC), PT Asuransi…

Kinerja Medikaloka Hermina (HEAL) Lesu, Simak Prospek dan Rekomendasi Sahamnya

Muamalat.co.id JAKARTA. PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) tengah mengalami tekanan kinerja selama sembilan pertama tahun 2025. Melansir laporannya di Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (23/10/2025), HEAL membukukan laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 356,01 miliar. Angka ini anjlok 23,95% secara tahunan (YoY) ketimbang laba setahun sebelumnya Rp 468,16 miliar. Meski…

Kinerja Sektor Ritel Dibayangi Fenomena Down Trading, Simak Rekomendasi Sahamnya

Muamalat.co.id – JAKARTA. Emiten sektor ritel membukukan kinerja beragam pada periode semester I – 2025. Perubahan perilaku konsumen diperkirakan menjadi salah satu faktor penentu kinerja emiten sektor ritel ke depan. Irsyady Hanief, Research Analyst Henan Sekuritas mengatakan, prospek kinerja ritel pada kuartal IV-2025 dinilai lebih positif secara selektif. Segmen kebutuhan pokok relatif bertahan di tengah tren downtrading. Sementara segmen…