Kinerja emiten baja masih terhambat tantangan pada 2026, simak prospeknya

Muamalat.co.id JAKARTA. Kinerja emiten baja masih menemui sejumlah tantangan di tahun 2026. Volatilitas harga baja menjadi salah satu sentimen pemberat mereka di tahun ini. Melansir Trading Economics, harga HRC Steel saat ini ada di level US$ 1.083,08 per ton. Ini naik 2,47% dalam sebulan dan naik 15,84% sejak awal tahun alias year to date (YTD). Sementara, harga steel ada di level CNY 3.079 per ton. Ini turun 2,07% dalam sebulan dan terkoreksi…

Dampak penurunan indeks keyakinan konsumen ke emiten konsumer & saham pilihan analis

Muamalat.co.id JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat level Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) mengalami penurunan tipis pada Maret 2026. Menurut hasil survei konsumen BI, posisi IKK Maret 2026 berada di 122,9, menurun 2,3 poin dibandingkan bulan sebelumnya. Level ini bahkan menjadi yang terendah setelah Oktober 2025 lalu. Situasi ini dinilai menjadi sinyal peringatan bagi emiten sektor konsumsi, terutama yang bergantung pada permintaan domestik….

Diam-diam ada perusahaan cari fasilitas repo atas saham Energi Mega (ENRG)

Muamalat.co.id JAKARTA. PT Dire Pratama Services melalui Maybank Sekuritas Indonesia melaporkan menambah kepemilikan saham di Energi Mega Persada Tbk (ENRG) melalui transaksi repurchase agreement (REPO). Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis pada Selasa (14/4), PT Dire Pratama Services pencarian fasilitas REPO atas saham ENRG sebanyak 84,37 juta saham pada 13 April 2026. Setelah transaksi kepemilikan PT Dire Pratama Services melalui…

Saham big banks kompak melesat pada sesi I, Selasa (14/4/2026)

Muamalat.co.id JAKARTA. Saham bank besar alias big banks tercatat menguat pada sesi perdagangan pertama hari ini, Selasa (14/4/2026). Penguatan ini menjadi sinyal positif bagi pergerakan saham big banks pekan ini, setelah kompak melemah pada perdagangan kemarin. Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mengalami penguatan paling tinggi. Disusul oleh PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk…

Merdeka Gold Resources (EMAS) kantongi kredit US$ 150 juta dari 5 bank, ini tujuannya

Muamalat.co.id JAKARTA. Emiten pengelola Tambang Emas Pani, PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mengantongi fasilitas kredit sindikasi dari lima bank sebesar US$ 150 juta. Perjanjian kredit ini telah diteken pada 10 April 2026. Bank pemberi pinjaman PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA), PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN), PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS) dan Kasikornbank Public Company Limited. Fasilitas kredit…

Harga buyback emas Antam naik 11,82% hingga hari ini Selasa (14/4)

Harga buyback emas Antam naik 11,82% sejak awal 2026, mencapai Rp2.639.000 per gram. Kenaikan ini dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik dan kebijakan moneter AS.

IHSG berpeluang lanjut menguat hari ini (14/4), cek strategi dan rekomendasi sahamnya

Muamalat.co.id – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini (14/4/2026). Sekedar mengingatkan, IHSG ditutup menguat 41,69 poin atau 0,56% ke 7.500,18 pada Senin (13/4/2026). Analis BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda mengatakan, IHSG masih berpotensi melanjutkan penguatan, dengan kisaran support di 7.300 – 7.400 dan resistance di 7.585 – 7.700 pada perdagangan hari ini. Penguatan IHSG…

IHSG menguat di tengah ketidakpastian global, risiko geopolitik masih membayangi

Muamalat.co.id JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian, menyusul gagalnya kesepakatan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Pada Senin (13/4/2026), IHSG ditutup naik 0,56% ke level 7.500,19. Meski mencatat penguatan, kegagalan negosiasi tersebut justru kembali membayangi pasar keuangan global. Kondisi ini memicu kekhawatiran baru terkait potensi eskalasi konflik yang lebih…

Tren IPO meredup, backdoor listing menggeliat

Lesunya aktivitas IPO mendorong maraknya pergantian pemegang saham pengendali dan praktik backdoor listing sebagai jalur alternatif masuk bursa.

Mencari peluang dari saham lapis kedua

Muamalat.co.id JAKARTA. Di tengah kondisi pasar yang dipenuhi risiko kontraksi, kinerja saham-saham lapis kedua (second liner) relatif tahan banting. Saham-saham ini pun tetap bisa menjadi opsi bagi investor asalkan mampu jeli memilihnya. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks kumpulan saham lapis kedua atau IDX Small-Mid Cap (SMC) Composite terkoreksi 6,14% year to date (ytd) ke level 472,417 hingga Senin (13/4/2026). Kinerja IDX SMC…