Alasan BI tetap pede target pertumbuhan kredit minimal 8% tercapai
Bank Indonesia optimistis pertumbuhan kredit 2025 dapat mencapai target minimal 8%, didukung kinerja kredit investasi dan koordinasi kebijakan
Bank Indonesia optimistis pertumbuhan kredit 2025 dapat mencapai target minimal 8%, didukung kinerja kredit investasi dan koordinasi kebijakan
Pertumbuhan kredit perbankan Indonesia masih di bawah target BI 8%-11% meski ada pelonggaran kebijakan.
Muhammad Noor Nugroho dikukuhkan sebagai Kepala BI Jateng, menggantikan Rahmat Dwisaputra yang memasuki masa purna tugas.
Modal asing sebesar Rp240 miliar masuk ke Indonesia pada 15-18 Desember 2025, dengan pembelian di pasar saham dan SRBI, meski ada penjualan di SBN.
Bank Indonesia menahan suku bunga di 4,75%, IHSG terkoreksi 0,11% ke 8.677. Meski bullish, momentum IHSG melambat dengan proyeksi konsolidasi jangka pendek.
Bank Indonesia Sumatra Barat mendukung inovasi Tanah Datar dalam mengendalikan inflasi dan memperkuat ketahanan pangan melalui strategi 4K dan bantuan alat pertanian.
Cadangan devisa Indonesia naik ke US$150,1 miliar pada November 2025, didorong penerbitan global bond dan penerimaan pajak, mendukung stabilitas ekonomi.
Bank Indonesia (BI) mendapat mandat baru dari UU P2SK untuk memperkuat sektor riil dengan kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.
CIMB Niaga (BNGA) siap manfaatkan insentif likuiditas BI mulai 1 Desember 2025, namun tetap berhati-hati dalam menyalurkan kredit.
IHSG cetak rekor ATH baru di 8.617,04 didorong Santa Rally, optimisme window dressing, dan kebijakan moneter. Proyeksi capai 9.250 pada 2026.