Ekspor Satu Pintu Danantara Bayangi Pasar, IHSG Berisiko Lanjut Koreksi ke 5.882
IHSG berisiko lanjut koreksi ke level 5.882 pada Jumat (22/5/2026). Sentimen ekspor komoditas satu pintu dan kenaikan BI Rate bayangi pasar.
IHSG berisiko lanjut koreksi ke level 5.882 pada Jumat (22/5/2026). Sentimen ekspor komoditas satu pintu dan kenaikan BI Rate bayangi pasar.
Mirae Asset memprediksi BI akan mempertahankan suku bunga 4,75% meski rupiah melemah ke Rp17.700 akibat ketidakpastian global dan lonjakan harga minyak.
Pelemahan rupiah mendekati Rp17.000 berdampak berbeda pada sektor saham. Sektor ekspor diuntungkan, sementara sektor impor tertekan biaya. IHSG tetap optimis.
Pergerakan IHSG hari ini diprediksi mendatar di kisaran 8.840-9.000. Saham pilihan: BBNI, BMRI, ISAT.
IHSG cetak rekor ATH baru di 8.617,04 didorong Santa Rally, optimisme window dressing, dan kebijakan moneter. Proyeksi capai 9.250 pada 2026.
IHSG diprediksi bergerak konsolidasi di rentang 8.080-8.180. Saham pilihan: BREN, TOBA, CTRA. Investor menanti data cadangan devisa dan pidato The Fed.
Pelemahan rupiah berisiko menekan laju IHSG hari ini, Kamis (25/9/2025). Analis BRI Danareksa rekomendasikan beli saham BUMI, NCKL, dan DKFT, serta jual MAPI.
Rupiah tertekan beberapa hari terakhir September 2025 akibat faktor global dan domestik, meski secara umum menguat 0,30% dibandingkan Agustus 2025.