Ekspor Satu Pintu Danantara Bayangi Pasar, IHSG Berisiko Lanjut Koreksi ke 5.882

IHSG berisiko lanjut koreksi ke level 5.882 pada Jumat (22/5/2026). Sentimen ekspor komoditas satu pintu dan kenaikan BI Rate bayangi pasar.

IHSG berpeluang bangkit di tengah potensi rotasi saham blue chip

IHSG berpotensi rebound didorong rotasi modal asing ke saham blue chip perbankan, meski tertekan rebalancing MSCI. Outflow asing diprediksi melandai.

Indeks Bisnis-27 dibuka menguat, saham ADRO, HEAL hingga BRPT melaju

Indeks Bisnis-27 menguat 0,32% ke 565,01 pada 8 Januari 2026, didorong saham ADRO, HEAL, dan BRPT. Sebanyak 20 saham naik, 6 turun, dan 1 stagnan.

CIMB Niaga (BNGA) buyback 168.000 saham senilai Rp357,24 juta

CIMB Niaga buyback 168.000 saham senilai Rp357,24 juta pada 5 April 2024, dengan harga rata-rata Rp2.120 per saham, dan mengalihkan sebagian untuk program MRT.

Saham big banks tertekan di hari kedua perdagangan 2026, bagaimana prospeknya?

Saham bank besar melemah di awal 2026, kecuali BBCA yang naik. Bagaimana prospek saham bank pada tahun ini?

Kaleidoskop 2025: Saham perbankan jadi penghuni baru pemberat IHSG

Saham perbankan besar seperti BBCA, BMRI, dan BBRI menjadi pemberat IHSG 2025, dengan koreksi signifikan yang menghambat laju indeks hingga 7,62%.

Menanti Taji Saham Blue Chip Memasuki Era Duku Bunga Rendah 2026

Saham blue chip perbankan diprediksi pulih di 2026 dengan pelonggaran moneter, meski 2025 melemah. Rotasi sektor ke finansial bisa dorong IHSG.