IHSG Diprediksi Masih Bertenaga Besok (17/11), Pantau Saham HRTA, ESSA, hingga SSMS
IHSG diprediksi menguat 17/11/2025, pantau saham HRTA, ESSA, SSMS. Analis rekomendasikan buy on weakness dengan target harga spesifik.
IHSG diprediksi menguat 17/11/2025, pantau saham HRTA, ESSA, SSMS. Analis rekomendasikan buy on weakness dengan target harga spesifik.
Saham PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) naik 3,36% ke Rp10.000, didorong aksi jual RAJA dan kemitraan dengan Petrochina dan ExxonMobil.
Indeks Bisnis-27 dibuka menguat didorong saham BUMI, INKP, dan DSNG. IHSG juga naik ke level 8.378,12 dengan 223 saham menguat dan kapitalisasi Rp15.377 triliun.
IHSG sesi I naik 0,21% ke 8.405, didorong saham SRAJ, DSSA, BRPT. Saham perbankan lesu, sementara saham konglomerat dan Hary Tanoe menguat.
IHSG dibuka menguat 0,25% ke 8.392,28, saham BUMI, GOTO, dan BBCA naik. Pasar didorong data penjualan ritel positif dan ekspektasi global.
IHSG diprediksi menguat pada 12/11/2025, dengan level resistance di 8.488-8.532. Saham ANTM, BMRI, BRPT, dan INDY direkomendasikan untuk dicermati.
IHSG menguat meski laba emiten turun 4,2% YoY. Saham perbankan dan konsumer dinilai undervalue, berpotensi naik di tengah stabilitas ekonomi kuartal IV/2025.
IHSG diprediksi menguat, cermati saham ARTO, AGRO, INCO, dan RATU. IHSG capai rekor tertinggi, didorong volume pembelian. Target resistance di 8,365-8,390.
IHSG sesi I naik 0,26% ke 8.263,12 usai ekonomi tumbuh 5,04% di Q3/2025. Sebanyak 266 saham menguat, dipimpin COIN, GOTO, dan BRMS.
IHSG menguat ke 8.275,08, didorong saham BBCA, BRMS, dan BRPT. MNC Sekuritas rekomendasikan CDIA, INKP, KLBF, dan TINS. Target IHSG 8.312-8.354.