Saham emas pilihan ANTM hingga ARCI saat harga logam mulia memanas
Saham emas seperti EMAS, ANTM, dan HRTA melonjak seiring kenaikan harga emas global akibat ketidakpastian kebijakan AS dan ekspektasi kebijakan The Fed.
Saham emas seperti EMAS, ANTM, dan HRTA melonjak seiring kenaikan harga emas global akibat ketidakpastian kebijakan AS dan ekspektasi kebijakan The Fed.
Harga emas dunia mencapai rekor tertinggi, mendorong saham EMAS, ANTM, dan HRTA melonjak. Investor khawatir kebijakan Trump dan menanti keputusan The Fed.
Harga emas Antam naik signifikan dalam sepekan, 1 gram naik Rp184.000, sementara 1.000 gram naik Rp184 juta, dari 19-24 Januari 2026.
Harga buyback emas Antam naik Rp25.000 menjadi Rp2.371.000 pada 5 Januari 2026, mendekati rekor ATH Rp2.464.000. Kenaikan ini dipengaruhi oleh risiko geopolitik global.
Harga buyback emas Antam naik 70,10% hingga 14 Desember 2025, mencapai Rp2.322.000 per gram, dipengaruhi oleh kenaikan harga emas global.
Harga emas Antam naik Rp53.000 sepekan setelah The Fed memangkas suku bunga, mencapai Rp2.462.000 per gram pada 13 Desember 2025.
Inflasi Kota Malang pada November 2025 melandai ke 0,16% mtm, didorong kenaikan harga makanan dan emas. TPID berperan penting dalam pengendalian inflasi.
Harga buyback emas Antam naik 61,46% hingga Rp2.204.000 per gram pada 19 November 2025, namun masih di bawah rekor tertinggi Rp2.336.000.
Harga buyback emas Antam naik 63,51% di 2025, mendekati rekor tertinggi. Kenaikan ini sejalan dengan harga emas global yang melonjak akibat kebijakan AS.
Harga buyback emas Antam naik 58,53% menjadi Rp2.164.000 per gram pada 8 November 2025, didorong ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed.