Harga buyback emas Antam turun Rp21.000 hari ini Senin (2/2)
Harga buyback emas Antam turun Rp21.000 ke Rp2.633.000 pada Senin (2/2/2026) akibat penguatan dolar AS dan potensi kebijakan moneter baru dari The Fed.
Harga buyback emas Antam turun Rp21.000 ke Rp2.633.000 pada Senin (2/2/2026) akibat penguatan dolar AS dan potensi kebijakan moneter baru dari The Fed.
Saham emas seperti EMAS, ANTM, dan HRTA melonjak seiring kenaikan harga emas global akibat ketidakpastian kebijakan AS dan ekspektasi kebijakan The Fed.
Harga buyback emas Antam mencapai rekor tertinggi 10 kali di Januari 2026, naik Rp80.000 ke Rp2.715.000, dipengaruhi harga emas global dan ekonomi AS.
Harga buyback emas Antam pecah rekor ATH empat kali pada Januari 2026, mencapai Rp1.521.000. Rekor ini dicapai dalam empat hari berturut-turut.
Harga buyback emas Antam mencapai rekor tertinggi baru Rp2.503.000 per gram pada 13 Januari 2026, naik Rp19.000 dari hari sebelumnya.
Harga buyback emas Antam naik Rp25.000 menjadi Rp2.371.000 pada 5 Januari 2026, mendekati rekor ATH Rp2.464.000. Kenaikan ini dipengaruhi oleh risiko geopolitik global.
Harga buyback emas Antam turun Rp17.000 ke Rp2.346.000 pada 3 Januari 2026, menjauh dari rekor ATH Rp2.464.000 pada akhir 2025.
Harga emas stabil di tengah ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada Desember, didorong data penjualan ritel AS yang lemah dan pernyataan dovish pejabat The Fed.
Harga buyback emas Antam naik 62,05% di 2025, mencapai Rp2.212.000. Kenaikan ini dipengaruhi tren pasar global dan kebijakan ekonomi.
Harga buyback emas Antam naik 58,53% menjadi Rp2.164.000 per gram pada 8 November 2025, didorong ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed.