Pesta capital gain saham grup Bakrie awal 2026, BNBR naik lebih dari 60%
Saham emiten Grup Bakrie melonjak awal 2026, BNBR naik 60% ytd. Kenaikan didorong oleh aksi korporasi dan kinerja fundamental yang membaik.
Saham emiten Grup Bakrie melonjak awal 2026, BNBR naik 60% ytd. Kenaikan didorong oleh aksi korporasi dan kinerja fundamental yang membaik.
Harga minyak naik akibat ketegangan AS-Venezuela, mempengaruhi saham ENRG. Analis merekomendasikan beli dengan target harga Rp1.906.
IHSG pekan ini diprediksi akan melanjutkan koreksi dengan potensi menguji level 8.500 hingga 8.550. Cek rekomendasi saham ENRG, SIDO, hingga MEDC.
IHSG diprediksi melemah pekan depan, saham pilihan analis: ENRG, SIDO, ISAT, MEDC. Rekomendasi buy on weakness untuk saham-saham tersebut.
Saham konglomerat seperti BUMI dan BRMS masih prospektif di 2026, meski valuasi tinggi. Momentum didorong narasi akuisisi dan rotasi komoditas.
Investor asing Muamalat.co.id buy atau aksi beli bersih sebesar Rp1 triliun selama sepekan.
IHSG sesi I naik 0,21% ke 8.405, didorong saham SRAJ, DSSA, BRPT. Saham perbankan lesu, sementara saham konglomerat dan Hary Tanoe menguat.
IHSG naik 0,73% ke 8.099,33 pada 26 September 2025, didorong oleh saham BRPT dan MBMA. Investor asing beli bersih Rp583,1 miliar, meski tahunan jual bersih Rp53,59 triliun.
Saham sektor energi naik 1,25% didorong ekspansi emiten migas seperti MEDC, PTRO, dan ENRG, menarik minat investor asing dan Muamalat.co.id buy.
Grup Djarum lewat PT Dwimuria Investama memborong 6,2 juta saham PT Surya Semesta Internusa Tbk. (SSIA), tingkatkan kepemilikan jadi 10,04%.